Mengenang Sejarah Kehadiran Badak di Bandung: Sebuah Kenangan yang Hampir Punah

AKURAT.CO Sejarah, Bandung, Jawa Barat, kini dikenal sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia.
Namun, sedikit yang tahu bahwa kota ini pernah menjadi habitat alami bagi para badak, meskipun populasinya kini hampir punah.
Pada sekitar tahun 1700-an, daerah yang dikenal sebagai Tatar Ukur ini sering kali menjadi tempat di mana badak-badak mandi di rawa-rawa.
Menurut koordinator jaringan relawan dan hukum Bandung Heritage Society, Tubagus Adi, Bandung pada masa lalu merupakan sarang bagi badak.
Pada waktu itu, Bandung masih didominasi oleh rawa-rawa, yang menjadi lingkungan ideal bagi badak.
Fakta ini menjelaskan keberadaan patung badak yang terletak di Taman Balaikota, dulunya dikenal sebagai Pieters Park pada zaman Belanda.
Taman ini memiliki patung badak putih bercula satu yang berdiri di atas kolam ikan, menjadi sebuah simbol dari masa lalu kota Bandung.
Selain itu, Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dahulu pernah dikenal dengan sebutan Rumah Sakit Ranca Badak.
Hingga saat ini, sebagian masyarakat Jawa Barat masih menyebut rumah sakit tersebut dengan nama tersebut.
Tempat-tempat seperti Rancabadak juga turut menjadi bagian dari jejak sejarah keberadaan badak di Bandung.
Pada masa itu, Bandung masih merupakan desa yang sunyi di pegunungan, dengan penduduk yang jumlahnya masih sedikit.
Perkebunan yang luas dan hutan-hutan menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa, termasuk badak.
Namun, seiring dengan perkembangan waktu, populasi badak di Bandung semakin menyusut.
Hingga pada akhirnya, badak terakhir yang ditemukan di Bandung diawetkan di Museum Zoologi Bogor setelah ditembak di hutan Cililin, Kabupaten Bandung pada tahun 1935.
Tentu saja, muncul pertanyaan mengapa badak-badak ini hampir punah dari Bandung.
Salah satu dugaan adalah karena alih fungsi lahan yang mengakibatkan habitat mereka semakin menyempit.
Dugaan lain adalah karena berburu yang dilakukan oleh orang Eropa yang menetap di Bandung pada masa lalu.
Para pemburu Eropa ini seringkali menyasar hutan-hutan di sekitar Bandung untuk mencari hiburan berburu, sehingga menyebabkan kepunahan badak di kota ini.
Meskipun kini badak sudah tidak lagi berada di Bandung, kenangan akan kehadiran mereka tetap hidup dalam sejarah kota ini.
Harapan untuk masa depan adalah agar keberadaan badak dapat terus dijaga di tempat-tempat lain di Indonesia, sebagai upaya pelestarian spesies langka ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







