Jateng

Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Memaknai Kasih Allah Dalam Ajaran Umat Beriman

Theo Adi Pratama | 2 November 2023, 15:23 WIB
Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Memaknai Kasih Allah Dalam Ajaran Umat Beriman

AKURAT.CO Renungan, Kemarin, kita memuliakan semua orang Kudus dan memohon agar kita juga bisa berbahagia bersama mereka di surga sambil melihat wajah Bapa kita, Allah.

Hari ini adalah hari mengenang saudara-saudara kita yang telah meninggal tetapi masih ada di dalam api penyucian.

Kita berkonsentrasi pada doa dan korban selama bulan November ini untuk memohon kerahiman Allah atas mereka.

Baca Juga: Renungan Harian Peringatan Arwah Semua Orang Beriman Kamis 2 November 2023

Kita melakukan ini karena di dalam Yesus Kristus, Penyelamat semua orang yang dengan tulus merindukan keselamatan dari Allah, kita tetap bersatu padu dengan mereka.

Dalam iman akan Kristus itu, kita percaya bahwa apa yang kita sebut sebagai Persekutuan para Kudus mencakup baik kita yang masih hidup di dunia ini, semua Orang Kudus yang ada di surga, dan semua orang yang telah mati. Kita semua berkumpul dalam satu Gereja, Tubuh Mistik Kristus.

Hari ini, kita secara khusus mengenang dan berdoa untuk arwah semua orang beriman yang telah meninggal dunia.

Baca Juga: Berikut Renungan Harian Katolik Hari Raya Semua Orang Kudus Rabu 1 November 2023

Semoga kita dapat memahami arti kematian menurut ajaran iman kita.

Kematian adalah peristiwa puncak kehidupan bagi orang Kristen.

Hidup kita hanya diubah, bukan lenyap.

Kita percaya bahwa kediaman abadi di surga tersedia bagi kita setelah kita selesai mengembara di dunia ini.

Kematian bagi kita merupakan saat kita mempercayakan diri secara total kepada Kristus, kebangkitan dan kehidupan kita saat perjumpaan abadi dengan Dia, pokok pengharapan kita, yang mengantar kita pulang ke rumah Bapa.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Senin Dalam Pekan Biasa 30 Oktober 2023

Atas dasar iman itu, kita memohon agar saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia disucikan dari segala dosanya, dibebaskan dari segala hambatan dan noda, dan boleh menikmati kebahagiaan kekal di sisi kanan Allah, Bapa kita, serta boleh bersama-sama para kudus di surga memandang wajah Allah yang dirindukannya.

Hari kenangan dan peringatan ini pun sekaligus memberi penghiburan rohani bagi kita, bahwa kelak kita akan berjumpa kembali dengan saudara-saudara yang telah mendahului kita, untuk bersama Maria memuji dan memuliakan Allah dalam persekutuan semua orang kudus.

Kita pun pada suatu ketika akan meninggalkan dunia ini dan pulang kepada Bapa di surga.

Tetapi kita percaya bahwa hidup atau mati, kita tetap milik Kristus.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.