Jateng

One Piece: Eiichiro Oda Ubah Tampilan Nico Robin Pasca Time Skip, Jauh Lebih Glowing dan Ramah

Afri Rismoko | 30 Maret 2024, 14:28 WIB
One Piece: Eiichiro Oda Ubah Tampilan Nico Robin Pasca Time Skip, Jauh Lebih Glowing dan Ramah

AKURAT.CO JATENG - One Piece: Eiichiro Oda Ubah Tampilan Nico Robin Pasca Time Skip, Jauh Lebih Glowing dan Ramah. 

Dalam cerita One Piece, Nico Robin adalah kru Topi Jerami ke 6 yang diajak Luffy bergabung. Rekrutmen Robin agak unik karena dia berasal dari mantan anak buah Crocodile di Arabasta.

Sejak awal bergabung, Nico Robin mendapat reaksi dingin dari semua kru Mugiwara saat itu. Mereka belum percaya betul dengan niat Robin ikut dengan mereka.

Baca Juga: One Piece: Eiichiro Oda Bongkar Misteri Angka 56 pada Kostum Luffy

Seiring berjalannya waktu dan perjalanan yang Robin lalui bersama Bajak Laut Topi Jerami, banyak perubahan terjadi pada diri arkeolog yang satu ini.

Perubahan yang terlihat jelas bisa dibandingkan saat Nico Robin sebelum dan sesudah time skip di alur cerita One Piece.

Berikut ini 5 Hal dari tampilan dan sosok Nico Robin yang diubah Eiichiro Oda setelah Time Skip. 

  1. Lebih Peduli dan Sayang Kepada Kru Topi Jerami

Di awal bergabung Robin adalah orang yang cuek dan tidak peduli dengan kru Topi Jerami yang lain.

Namun setelah melalui perjalanan bersama kru Mugiwara, Robin menjadi lebih peduli dan sayang kepada kru Mugiwara.

Bisa dibilang dalam kru, Robin adalah sosok kakak wanita yang mengayomi adik-adiknya, perlu kalian tahu, Nico Robin berusia 30 tahun, sedangkan kebanyakan kru Mugiwara berusia 20 tahunan. 

Baca Juga: Spoiler One Piece 1112: Terkonfirmasi Oleh Eiichiro Oda, Iron Giant Adalah Senjata Kuno Uranus

  1. Makin Cantik dan Glowing 

Entah kenapa Eiichiro Oda dan Toei Animation menggambarkan sosok Nico Robin jauh lebih cantik, anggun dan glowing setelah time skip.

Padahal di awal bergabung dengan Luffy, Robin digambarkan sosok wanita dingin, cuek dan tampilan warna kulitnya agak coklat tua.

  1. Lebih Sering Tersenyum

Dulu sebelum time skip, Nico Robin jarang tersenyum apalagi tertawa saat bersama kru Topi Jerami.

Padahal Luffy, Chopper dan Usopp dikenal dengan tingkah konyol yang mengundang tawa. 

Robin jarang tersenyum karena saat itu belum percaya sepenuhnya dengan kru Topi Jerami, dia dicurigai akan berkhianat kepada Luffy.

Namun setelah time skip, Robin jadi pribadi yang sering tersenyum bahkan ikut tertawa saat Luffy dan yang lain bertingkah konyol.

  1. Upgrade Kekuatan, Awakening Buah Iblis Hana Hana no Mi

Di sisi kekuatan, Nico Robin terlihat ada peningkatan kekuatan pada buah iblisnya.

Dulu kekuatan Hana Hana no Mi hanya bisa menumbuhkan bagian tubuh robin seperti tangan dan kaki dengan ukuran normal.

Tapi setelah time skip, buah iblis Robin mengalami awakening dan dia kino bisa menumbuhkan bagian tubuhnya dengan ukuran raksasa.

Bahkan dia bisa membentuk badan utuh dengan ukuran raksasa dengan mode iblis atau disebut “Demonic Fleur”.

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1112: Akhirnya Dragon Bergerak, Pasukan Revolusi Menuju ke Egghead Berkat Sinyal dari Shaka

  1. Jadi Optimis Memandang Hidup

Masa lalu Nico Robin yang suram membuatnya sengsara. Apalagi dia ditetapkan sebagai buronan Pemerintah Dunia sejak umurnya 8 tahun.

Jelas ini membuat Nico Robin pesimis memandang hidup dan masa depannya. Apalagi saat Arc Enies Lobby, Robin hampir saja dieksekusi oleh para agen CP9.

Untunglah Luffy dan teman-temannya datang menyelamatkan Robin. Melihat masih ada orang yang peduli kepadanya, kini Nico Robin lebih optimis memandang hidup.

Dia menemukan rumah dan teman yang bisa menghargai dirinya sebagai seorang yang baik. Tempat itu adalah Bajak Laut Topi Jerami. 

Oke nakama, itulah ulasan menarik seputar dunia One Piece tentang 5 Hal dari tampilan dan sosok Nico Robin yang diubah Eiichiro Oda setelah Time Skip. 

Simak terus artikel tentang spoiler, teori dan fakta seputar serial One Piece hanya di Akurat Jateng. ***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A