Jateng

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Ini Jurusan Sepi Peminat di Undip, UNS, Unsoed, dan UNY

Theo Adi Pratama | 23 Maret 2026, 18:04 WIB
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Ini Jurusan Sepi Peminat di Undip, UNS, Unsoed, dan UNY

JATENG.AKURAT.CO, Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 akan resmi dibuka pada 25 Maret 2026.

Bagi calon mahasiswa di Provinsi Jawa Tengah yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN), ada sejumlah pilihan kampus ternama seperti Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Mengetahui jurusan yang sepi peminat bisa menjadi strategi jitu untuk meningkatkan peluang lolos seleksi, apalagi persaingan masuk PTN lewat jalur UTBK SNBT tahun ini diprediksi tetap ketat.

Data dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menunjukkan bahwa meski disebut “sepi peminat”, jurusan-jurusan ini tetap memiliki peminat dalam jumlah tertentu—bahkan ada yang lebih dari 100 pendaftar—namun jauh lebih rendah dibandingkan jurusan favorit seperti Kedokteran, Manajemen, atau Ilmu Hukum.

Berikut adalah rincian jurusan sepi peminat di keempat PTN tersebut yang bisa menjadi referensi saat pendaftaran nanti.

Baca Juga: Daya Tampung UNS di UTBK SNBT 2026, Ilmu Hukum 180 Kursi, Kedokteran 72 Kursi

Jurusan Sepi Peminat di Undip

Universitas Diponegoro (Undip) memiliki beberapa program studi dengan peminat di bawah 200 orang pada SNBT 2025.

Beberapa di antaranya bahkan berada di kampus luar pusat (Batang), yang bisa menjadi pilihan dengan persaingan lebih longgar.

Jurusan

Peminat 2025

Daya Tampung 2026

Perikanan Tangkap

179

38

Agribisnis (Kampus Batang)

101

30

Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan

193

15

Agribisnis di Kampus Batang menjadi jurusan dengan peminat paling sedikit di Undip, yaitu hanya 101 pendaftar untuk 30 kursi.

Peluang lolos secara statistik pun lebih besar dibandingkan jurusan lain.

Jurusan Sepi Peminat di UNS

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menawarkan beragam program studi, termasuk beberapa yang jarang dilirik calon mahasiswa.

Menariknya, beberapa jurusan ini berada di kampus Kebumen yang menjadi kampus satelit UNS.

Jurusan

Peminat 2025

Daya Tampung 2026

Seni Rupa

62

30

Desain Mode

78

30

Pendidikan Seni Rupa

93

40

Pendidikan Fisika

124

45

Sastra Daerah (Sastra Jawa)

150

43

Pendidikan Teknik Bangunan

179

45

Fisika

179

45

Ilmu Administrasi Negara (Kampus Kebumen)

160

40

Informatika (Kampus Kebumen)

110

25

Proteksi Tanaman

198

40

Seni Rupa UNS menjadi yang paling sedikit peminatnya dengan hanya 62 pendaftar untuk 30 kursi—setiap kursi hanya diperebutkan oleh dua orang.

Desain Mode dan Pendidikan Seni Rupa juga menjadi pilihan dengan persaingan rendah.

Jurusan Sepi Peminat di Unsoed

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto juga memiliki sejumlah program studi yang jarang dilirik, terutama di bidang sains dasar dan biologi.

Jurusan

Peminat 2025

Daya Tampung 2026

Fisika

185

88

Biologi Terapan

164

32

Proteksi Tanaman

156

28

Mikrobiologi

153

32

Fisika menjadi jurusan dengan daya tampung paling besar (88 kursi) namun peminatnya hanya 185 orang, artinya peluang lolos cukup besar.

Mikrobiologi dan Biologi Terapan juga menarik untuk dipertimbangkan.

Jurusan Sepi Peminat di UNY

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dikenal sebagai kampus pendidikan memiliki beberapa program studi dengan peminat sangat rendah, terutama di bidang seni dan bahasa.

Jurusan

Peminat 2025

Daya Tampung 2026

Pendidikan Kriya

58

24

Pendidikan Teknik Elektronika

90

12

Pendidikan Fisika

101

24

Pendidikan Teknik Mekatronika

103

24

Pendidikan Bahasa Prancis

104

24

Fisika

108

24

Pendidikan Seni Rupa

121

24

Pendidikan Seni Musik

136

24

Pendidikan Bahasa Jerman

155

24

Pendidikan Seni Tari

165

24

Pendidikan Luar Sekolah

167

24

Pendidikan Kimia

157

24

Pendidikan Kriya menjadi jurusan paling sepi dengan hanya 58 peminat untuk 24 kursi.

Pendidikan Teknik Elektronika juga menarik karena daya tampung hanya 12 kursi namun peminatnya 90 orang—angka yang masih tergolong rendah dibanding jurusan lain di UNY.

Risiko dan Kesalahan Umum dalam Memilih Jurusan

  • Mengabaikan minat dan bakat – Memilih jurusan hanya karena sepi peminat tanpa mempertimbangkan minat dapat membuat proses belajar tidak optimal.

  • Tidak mengecek akreditasi – Pastikan program studi yang dipilih memiliki akreditasi baik dari BAN-PT agar ijazah diakui.

  • Terlambat mendaftar – Pendaftaran UTBK SNBT 2026 berlangsung 25 Maret–7 April. Jangan sampai melewatkan batas waktu.

  • Kurangnya persiapan nilai UTBK – Meski sepi peminat, persaingan tetap ada. Raih nilai setinggi mungkin.

FAQ Seputar Jurusan Sepi Peminat

Q: Apakah jurusan sepi peminat lebih mudah diloloskan?
A: Secara statistik, rasio peminat dan daya tampung lebih kecil sehingga peluang lolos lebih besar. Namun tetap dibutuhkan nilai UTBK yang memenuhi passing grade.

Q: Apakah jurusan sepi peminat memiliki prospek kerja buruk?
A: Tidak selalu. Jurusan seperti Proteksi Tanaman, Fisika, atau Mikrobiologi memiliki prospek di industri, penelitian, dan pertanian modern. Pendidikan Kriya juga membuka peluang menjadi perajin atau wirausaha.

Q: Bagaimana cara mengetahui data peminat terkini?
A: Data peminat yang tersedia saat ini adalah dari SNBT 2025. Jumlah peminat 2026 baru diketahui setelah pendaftaran selesai.

Q: Apakah jurusan di kampus satelit (seperti Kampus Batang Undip atau Kampus Kebumen UNS) memiliki kualitas sama?
A: Secara akademik, kualitasnya setara dengan kampus utama karena kurikulum dan tenaga pengajar berasal dari universitas yang sama. Hanya lokasi yang berbeda.

Q: Apakah saya bisa memilih jurusan ini di pilihan kedua sementara pilihan pertama jurusan favorit?
A: Bisa. Strategi ini justru sering digunakan: pilih jurusan favorit di pilihan pertama, dan jurusan sepi peminat di pilihan kedua sebagai cadangan.

Memilih jurusan sepi peminat bisa menjadi strategi cerdas untuk lolos UTBK SNBT 2026, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin masuk PTN favorit namun khawatir dengan persaingan.

Namun, jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan minat dan bakat agar perjalanan kuliah ke depan tetap menyenangkan. Semoga sukses!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.