Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Ini Jurusan Sepi Peminat di Undip, UNS, Unsoed, dan UNY

JATENG.AKURAT.CO, Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 akan resmi dibuka pada 25 Maret 2026.
Bagi calon mahasiswa di Provinsi Jawa Tengah yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN), ada sejumlah pilihan kampus ternama seperti Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Mengetahui jurusan yang sepi peminat bisa menjadi strategi jitu untuk meningkatkan peluang lolos seleksi, apalagi persaingan masuk PTN lewat jalur UTBK SNBT tahun ini diprediksi tetap ketat.
Data dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menunjukkan bahwa meski disebut “sepi peminat”, jurusan-jurusan ini tetap memiliki peminat dalam jumlah tertentu—bahkan ada yang lebih dari 100 pendaftar—namun jauh lebih rendah dibandingkan jurusan favorit seperti Kedokteran, Manajemen, atau Ilmu Hukum.
Berikut adalah rincian jurusan sepi peminat di keempat PTN tersebut yang bisa menjadi referensi saat pendaftaran nanti.
Baca Juga: Daya Tampung UNS di UTBK SNBT 2026, Ilmu Hukum 180 Kursi, Kedokteran 72 Kursi
Jurusan Sepi Peminat di Undip
Universitas Diponegoro (Undip) memiliki beberapa program studi dengan peminat di bawah 200 orang pada SNBT 2025.
Beberapa di antaranya bahkan berada di kampus luar pusat (Batang), yang bisa menjadi pilihan dengan persaingan lebih longgar.
Jurusan | Peminat 2025 | Daya Tampung 2026 |
|---|---|---|
Perikanan Tangkap | 179 | 38 |
Agribisnis (Kampus Batang) | 101 | 30 |
Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan | 193 | 15 |
Agribisnis di Kampus Batang menjadi jurusan dengan peminat paling sedikit di Undip, yaitu hanya 101 pendaftar untuk 30 kursi.
Peluang lolos secara statistik pun lebih besar dibandingkan jurusan lain.
Jurusan Sepi Peminat di UNS
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menawarkan beragam program studi, termasuk beberapa yang jarang dilirik calon mahasiswa.
Menariknya, beberapa jurusan ini berada di kampus Kebumen yang menjadi kampus satelit UNS.
Jurusan | Peminat 2025 | Daya Tampung 2026 |
|---|---|---|
Seni Rupa | 62 | 30 |
Desain Mode | 78 | 30 |
Pendidikan Seni Rupa | 93 | 40 |
Pendidikan Fisika | 124 | 45 |
Sastra Daerah (Sastra Jawa) | 150 | 43 |
Pendidikan Teknik Bangunan | 179 | 45 |
Fisika | 179 | 45 |
Ilmu Administrasi Negara (Kampus Kebumen) | 160 | 40 |
Informatika (Kampus Kebumen) | 110 | 25 |
Proteksi Tanaman | 198 | 40 |
Seni Rupa UNS menjadi yang paling sedikit peminatnya dengan hanya 62 pendaftar untuk 30 kursi—setiap kursi hanya diperebutkan oleh dua orang.
Desain Mode dan Pendidikan Seni Rupa juga menjadi pilihan dengan persaingan rendah.
Jurusan Sepi Peminat di Unsoed
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto juga memiliki sejumlah program studi yang jarang dilirik, terutama di bidang sains dasar dan biologi.
Jurusan | Peminat 2025 | Daya Tampung 2026 |
|---|---|---|
Fisika | 185 | 88 |
Biologi Terapan | 164 | 32 |
Proteksi Tanaman | 156 | 28 |
Mikrobiologi | 153 | 32 |
Fisika menjadi jurusan dengan daya tampung paling besar (88 kursi) namun peminatnya hanya 185 orang, artinya peluang lolos cukup besar.
Mikrobiologi dan Biologi Terapan juga menarik untuk dipertimbangkan.
Jurusan Sepi Peminat di UNY
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dikenal sebagai kampus pendidikan memiliki beberapa program studi dengan peminat sangat rendah, terutama di bidang seni dan bahasa.
Jurusan | Peminat 2025 | Daya Tampung 2026 |
|---|---|---|
Pendidikan Kriya | 58 | 24 |
Pendidikan Teknik Elektronika | 90 | 12 |
Pendidikan Fisika | 101 | 24 |
Pendidikan Teknik Mekatronika | 103 | 24 |
Pendidikan Bahasa Prancis | 104 | 24 |
Fisika | 108 | 24 |
Pendidikan Seni Rupa | 121 | 24 |
Pendidikan Seni Musik | 136 | 24 |
Pendidikan Bahasa Jerman | 155 | 24 |
Pendidikan Seni Tari | 165 | 24 |
Pendidikan Luar Sekolah | 167 | 24 |
Pendidikan Kimia | 157 | 24 |
Pendidikan Kriya menjadi jurusan paling sepi dengan hanya 58 peminat untuk 24 kursi.
Pendidikan Teknik Elektronika juga menarik karena daya tampung hanya 12 kursi namun peminatnya 90 orang—angka yang masih tergolong rendah dibanding jurusan lain di UNY.
Risiko dan Kesalahan Umum dalam Memilih Jurusan
Mengabaikan minat dan bakat – Memilih jurusan hanya karena sepi peminat tanpa mempertimbangkan minat dapat membuat proses belajar tidak optimal.
Tidak mengecek akreditasi – Pastikan program studi yang dipilih memiliki akreditasi baik dari BAN-PT agar ijazah diakui.
Terlambat mendaftar – Pendaftaran UTBK SNBT 2026 berlangsung 25 Maret–7 April. Jangan sampai melewatkan batas waktu.
Kurangnya persiapan nilai UTBK – Meski sepi peminat, persaingan tetap ada. Raih nilai setinggi mungkin.
FAQ Seputar Jurusan Sepi Peminat
Q: Apakah jurusan sepi peminat lebih mudah diloloskan?
A: Secara statistik, rasio peminat dan daya tampung lebih kecil sehingga peluang lolos lebih besar. Namun tetap dibutuhkan nilai UTBK yang memenuhi passing grade.
Q: Apakah jurusan sepi peminat memiliki prospek kerja buruk?
A: Tidak selalu. Jurusan seperti Proteksi Tanaman, Fisika, atau Mikrobiologi memiliki prospek di industri, penelitian, dan pertanian modern. Pendidikan Kriya juga membuka peluang menjadi perajin atau wirausaha.
Q: Bagaimana cara mengetahui data peminat terkini?
A: Data peminat yang tersedia saat ini adalah dari SNBT 2025. Jumlah peminat 2026 baru diketahui setelah pendaftaran selesai.
Q: Apakah jurusan di kampus satelit (seperti Kampus Batang Undip atau Kampus Kebumen UNS) memiliki kualitas sama?
A: Secara akademik, kualitasnya setara dengan kampus utama karena kurikulum dan tenaga pengajar berasal dari universitas yang sama. Hanya lokasi yang berbeda.
Q: Apakah saya bisa memilih jurusan ini di pilihan kedua sementara pilihan pertama jurusan favorit?
A: Bisa. Strategi ini justru sering digunakan: pilih jurusan favorit di pilihan pertama, dan jurusan sepi peminat di pilihan kedua sebagai cadangan.
Memilih jurusan sepi peminat bisa menjadi strategi cerdas untuk lolos UTBK SNBT 2026, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin masuk PTN favorit namun khawatir dengan persaingan.
Namun, jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan minat dan bakat agar perjalanan kuliah ke depan tetap menyenangkan. Semoga sukses!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persijap vs Persib Disorot, Ini Catatan 2 Laga yang Dipimpin Erfan Efendi
- 2Prediksi Skor Persebaya vs Garudayaksa FC; Lawan Bawa Amunisi Baru, Bajol Ijo Wajib Waspada
- 3Prediksi Skor Persipura vs Kendal Tornado FC: Mutiara Hitam Dibayangi Rekor Buruk
- 4Prediksi Skor Dewa United vs PSS Sleman: Super Elang Jawa Memburu Kemenangan Perdana
- 5SKOR Hasil Akhir De Red FC vs RANS Nusantara: Drama 6 Gol, Kemenangan Tuan Rumah Buyar di Depan Mata
- 6Jadwal Sepak Bola Hari Ini Jumat 18 September 2026 dan Sabtu Dini Hari, Ada 8 Laga Menarik
- 7Hasil SKOR Akhir PSPS Riau vs Persiraja: Tuan Rumah Menang 2-1, Misi Bangkit Berhasil
- 8Dugaan Penganiayaan Advokat di Cafe Jl Veteran Semarang Naik ke Penyidikan, Komisi III DPR RI Akan Memantau
- 9Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri: Derby Jatim Sarat Gengsi di Kanjuruhan
- 10Polemik Pakuwon Mall Gombel Lama Bergulir, Wali Kota Semarang Didesak Bertanggung Jawab








