Perkuat Kolaborasi Akademik, FISIP UIN Walisongo dan FISIP UNTIRTA Teken PKS di Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Dalam semangat memperkuat kerja sama antar perguruan tinggi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menerima kunjungan resmi dari FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, Banten.
Pertemuan ini berlangsung hangat dan produktif di Ruang Sidang Lantai 2 Dekanat FISIP UIN Walisongo pada Senin pagi (14/7/2025), dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dan ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua fakultas.
Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan FISIP UNTIRTA, yaitu Dekan Leo Agustino, S.Sos., M.Si., Ph.D., Wakil Dekan III Ika Arinia Indriyany, S.I.P., M.A., dan staf Humas Dawam Syukron, M.I.Kom. Mereka disambut oleh jajaran pimpinan FISIP UIN Walisongo yang terdiri dari Dekan Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag., Wakil Dekan II Dr. Mokh Hasan, M.Ag., Wakil Dekan III Dr. Moch. Parmudi, M.Si dan Ketua Jurusan Ilmu Politik Muhammad Nuqlir Bariklana, M.Si.
Komitmen Kuat untuk Sinergi Institusional
Acara diawali dengan sambutan dari tuan rumah yang dipandu langsung oleh Wakil Dekan III, Dr. Moch. Parmudi.
Dalam suasana yang akrab namun tetap profesional, Dekan FISIP UIN Walisongo, Prof. Dr. Imam Yahya, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari mitra akademik di Banten tersebut.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika sambutan yang diberikan masih jauh dari sempurna.
“Kami menyambut baik kunjungan ini, karena kerja sama ini memiliki arti strategis bagi penguatan kelembagaan. Ke depan, FISIP UIN Walisongo berencana membuka dua program studi baru, yaitu Administrasi Publik dan Hubungan Internasional. Maka, pengalaman dan jejaring dari FISIP UNTIRTA akan sangat bermanfaat bagi kami dalam membangun kualitas akademik sejak awal,” tutur Prof. Imam.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada aspek formalitas, melainkan dapat diwujudkan dalam program-program konkret seperti pertukaran dosen pengajar, kolaborasi penelitian, pengelolaan jurnal, dan forum akademik bersama.
“Kami berharap kerja sama ini bisa menjadi pemicu lahirnya inisiatif-inisiatif akademik yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kolaborasi Adalah Keniscayaan di Era Kini
Dekan FISIP UNTIRTA, Leo Agustino, Phd. menyambut positif inisiasi kerja sama ini dan menyatakan bahwa kolaborasi lintas institusi merupakan kebutuhan mutlak dalam era pendidikan tinggi saat ini.
Menurutnya, perguruan tinggi tak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus membangun jaringan kolaboratif yang kuat untuk mendukung peningkatan mutu dan daya saing akademik.
“Di era sekarang, kerja sama bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Kami di FISIP UNTIRTA rutin menyelenggarakan dua webinar setiap tahunnya, dan akan sangat baik jika narasumber dari FISIP UIN Walisongo dapat berkontribusi dalam forum-forum tersebut. Ini bentuk kolaborasi konkret yang bisa segera diimplementasikan,” ujarnya.
Tak hanya di bidang akademik, Leo juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan literasi ilmiah. Ia menyampaikan bahwa FISIP UNTIRTA memiliki program hibah buku dan mengundang dosen FISIP UIN Walisongo untuk berkolaborasi dalam penulisan buku bab (book chapter).
Di sisi publikasi, ia menjelaskan bahwa FISIP UNTIRTA telah mengelola tujuh jurnal ilmiah aktif, dan kerja sama bisa diwujudkan melalui pertukaran reviewer dan penulis antarjurnal.
“Kami terbuka untuk segala bentuk sinergi yang bisa mendukung peningkatan kapasitas sivitas akademika kedua fakultas. Ini bukan sekadar MoU, tapi komitmen jangka panjang untuk membangun kekuatan bersama,” tegasnya.
Penandatanganan PKS dan Simbol Persahabatan Akademik
Usai diskusi hangat dan penyampaian visi dari kedua belah pihak, acara dilanjutkan dengan penandatanganan resmi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dekan FISIP UIN Walisongo dan Dekan FISIP UNTIRTA.
Penandatanganan ini menjadi simbol kuat dimulainya era kolaborasi baru antara dua fakultas ilmu sosial terkemuka dari Semarang dan Serang.
Sesi penandatanganan disusul dengan pertukaran cinderamata sebagai tanda persahabatan akademik.
FISIP UIN Walisongo turut memberikan beberapa hasil karya ilmiah para dosennya dalam bentuk jurnal cetak, yakni Jurnal Politik Walisongo dan Jurnal Sosiologi Walisongo, sebagai bentuk apresiasi terhadap kehadiran delegasi dari UNTIRTA dan juga sebagai upaya memperkenalkan produk keilmuan kampus kepada mitra.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan optimisme akan masa depan kerja sama yang lebih erat dan produktif.
Harapan Bersama untuk Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia
Kegiatan silaturahmi dan penandatanganan PKS ini menunjukkan bahwa FISIP UIN Walisongo dan FISIP UNTIRTA memiliki kesamaan visi dalam memajukan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, kedua fakultas berharap dapat saling mendukung dalam menghadapi tantangan global, memperluas jaringan keilmuan, serta meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.
Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi berbasis keislaman dan umum dapat menjalin sinergi positif yang saling memperkaya perspektif dan memperkuat kontribusi akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










