Memperbaiki dan Manfaatkan Taman TOGA Bersama Ibu-Ibu PKK, Inovasi Mahasiswa KKN UPGRIS di Desa Bergas Kidul

AKURAT.CO, Berawal dari kunjungan ke desa Bergas Kidul, kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 82 menemukan ide untuk melakukan perbaikan taman Tanaman Obat Keluarga (Toga).
Dengan ide itu, mahasiswa KKN UPGRIS melakukan tindak lanjut, yakni melakukan kerjasama dengan sejumlah ibu-ibu PKK guna memperbaiki taman Toga yang sudah ada.
Perbaikan taman Toga ini bukan hanya memperbaiki atau memperindah kembali Taman TOGA, tetapi juga menambahkan isi taman sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Perbaikan taman TOGA ini tak sekadar sekedar estetika semata.
Selain memperindah tampilan taman, tujuan utamanya adalah menambahkan jenis tanaman yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi masalah kesehatan yang muncul saat musim hujan.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah penambahan tanaman kayu putih, yang diyakini dapat membantu mengatasi berbagai masalah seperti kedinginan, masuk angin, dan hidung tersumbat karena flu.
Beberapa jenis tanaman yang ditanam meliputi temulawak, jahe, kunyit, kencur, brotowali, lidah buaya, kumis kucing, jeruk nipis, sereh, sirih, dan masih banyak lagi.
"Melalui proses perbaikan ini, kami melakukan berbagai kegiatan mulai dari pembuatan rak, pengelompokkan tanaman, hingga pemberian papan nama TOGA yang sudah berisi informasi mengenai manfaatnya," papar Ketua Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 82, Muh Akmal Nur Hidayatulloh.
Tidak hanya itu, mereka juga menghadirkan inovasi teknologi dengan membuat banner 10 Program Pokok PKK yang dilengkapi dengan barcode.
Ketika barcode tersebut discan, akan muncul halaman terkait dengan nama jenis tanaman TOGA dan manfaat-manfaatnya.
Hal ini memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi terkait tanaman obat yang ada di taman TOGA.
Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UPGRIS ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya adalah memperluas pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang TOGA
Selain itu juga memastikan bahwa tanaman yang ada di taman TOGA dapat bermanfaat secara maksimal sebagai bahan obat.
Selain itu, mereka juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing masyarakat dalam hal kemandirian, khususnya dalam pelayanan kesehatan penunjang bagi masyarakat desa Bergas Kidul.
"Dengan adanya taman TOGA yang diperbaiki dan dikelola dengan baik, diharapkan masyarakat desa Bergas Kidul semakin mandiri dalam upaya pengobatan keluarga," tambah Muh Akmal.
Ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat komunitas, dan memberikan akses yang lebih baik terhadap pengobatan alami yang terjangkau dan terpercaya.
Dengan kolaborasi antara mahasiswa KKN UPGRIS dan ibu-ibu PKK, perbaikan taman TOGA menjadi bukti nyata bahwa inovasi dapat terwujud melalui kerjasama yang sinergis antara berbagai pihak.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless
- 10Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG





