Jateng

Kunjungan Pastoral Care di Panti Jompo Wredha Rindang Asih, Bentuk Perhatian Kaum Muda Pada Lansia

Theo Adi Pratama | 20 Oktober 2023, 10:51 WIB
Kunjungan Pastoral Care di Panti Jompo Wredha Rindang Asih, Bentuk Perhatian Kaum Muda Pada Lansia

AKURAT.CO, Melayani sesama seperti yang telah diajarkan oleh Yesus Kristus, berarti memberi pertolongan dengan ketulusan dan kasih yang tercermin dalam perbuatan dan perkataan kita dengan hal-hal yang sederhana di lingkungan sekitar kita sehari-hari.

Mengunjungi panti jompo merupakan salah satu bentuk kasih yang tercermin dalam perbuatan.

Banyak hal yang bisa dilakukan saat berkunjung ke panti jompo seperti menunjukan perhatian kita pada kaum lansia.

Baca Juga: STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang Mengadakan Kegiatan Pastoral Care di Panti Asuhan Santo Thomas Bergas

Selain itu kita juga bisa mengatur kegiatan yang memacu hadirnya kebahagiaan disana.

Melalui kunjungan Pastoral Care yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Pastoral Katektik (STPKat) Santo Fransiskus Asisi ini membuat kita dapat lebih memahami apa arti melayani sesama.

Dalam kegiatan kunjungan di Panti Jompo Wredha Rindang Asih Bongsari menyadarkan kita bahwa di lingkungan sekitar kita terdapat orang-orang yang sangat membutuhkan perhatian.

Baca Juga: Raih Tiket Nonton Gratis FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023 Bersama Hyundai, Cek Ini Caranya

Kunjungan ini juga merupakan bentuk rasa kepedulian kami terhadap pada lansia.

Tinggal di panti jompo mungkin kerap kali membuat para lansia merasa kesepian.

Apalagi dengan berbagai kesibukan yang membuat keluarga jarang mengunjunginya.

Tentu saja kita sebagai pelayan pastoral bisa mengadakan kegiatan berbagi cerita dengan para lansia atau kegiatan yang membuat hati mereka senang seperti berkreasi dengan cara yang sederhana.

Baca Juga: Berikut 7 Tips Menjaga dan Merawat Smartphone Flip Agar Awet dan Tahan Lama

Pentingnya Pastoral Care ini sebenarnya untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan setiap pribadi manusia yang kekurangan seperti halnya orang yang sakit atau mengalami ganguan jiwa.

Sebagai pendamping pastoral kita tumbuh dan berkembang atas semangat, sikap dan tindakan saling memperdulikan sesama kita yang sedang mengalami krisis kehidupan.

Tujuan kami melakukan Pastoral Care di Panti Jompo Wredha Rindang Asih Bongsari ini antara lain untuk menemani para Lansia supaya mereka tidak merasa kesepian dan menemukan kebahagiaan berkumpul bersama cucu mereka, membantu lansia untuk berkreasi membuat bunga dari sedotan plastik sebagai penghiburan dan memberikan semangat kepada para Lansia agar tidak bosan dalam menjalani hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 20 Oktober 2023: Sebagian Wilayah Alami Hujan Ringan

Dengan adanya kegiatan kunjungan sosial ke Panti Jompo ini, diharapkan dapat memberikan arti khusus baik bagi para Lansia maupun kami sebagai pelayan pastoral.

Bagi lansia, dapat berupa semangat dan penghiburan sehingga mereka menyadari ketulusan dari orang-orang sekitar yang masih peduli dengan mereka. 

Arti khusus bagi mahasiswa/i Sekolah Tinggi Pastoral Katektik (STPKat) Santo Fransiskus Asisi ialah berupa pengalaman berharga dimana kita bisa belajar untuk menghargai serta melayani orang lain dan memperlakukan mereka dengan selayaknya.

Sebagai calon guru agama dan katekis kita dipanggil untuk melayani, karena Yesus Kristus telah memilih untuk diri-Nya sendiri peran sebagai pelayan, dan Ia memanggil kita untuk menjadi seperti Dia.

Baca Juga: Pembangunan Kampung Seni Kujon Dekat Candi Borobudur Dimulai Akhir November 2023

Pada mulanya kita diciptakan serupa dengan Dia.

Dalam penyelamatan yang disediakan-Nya Allah membawa kita kembali kepada rencana-Nya yang semula untuk membuat kita menjadi seperti Kristus, termasuk menjadi seperti Dia dalam pelayanan kita.

Pengalaman iman yang di dapatkan oleh salah satu mahasiswi Sekolah Tinggi Pastoral Katektik (STPKat) Santo Fransiskus Asisi yakni Clara Shinta Wibowo, setelah melakukan kunjungan di Panti Jompo Wredha Rindang Asih.

Kegiatan ini sungguh menumbuhkan rasa peduli dan cinta kasih kepada orang lain.

Baca Juga: Mengalami Jet lag Saat Bepergian dengan Pesawat, Coba Atasi dengan 7 Tips Berikut Ini!

Selain itu juga membuat saya bersyukur dengan apa yang telah dimiliki sekarang.

Saya juga belajar untuk melayani, menolong, serta menghibur sesama kita yang membutuhkan yaitu dengan menjadi pelayan seperti yang telah Tuhan ajarkan kepada kita umat-Nya.

Sebagai seorang Pastoral Care kita sudah seharusnya membawa dampak yang baik bagi orang lain bukan malah membawa kesedihan dan beban pikiran bagi mereka karena tugas kita ialah melayani.

Melayani adalah suatu tindakan yang kita sadari baik ucapan, perkataan, perbuatan kita tanpa beban untuk memberi pertolongan kepada orang lain dengan tulus ikhlas, dapat melayani merupakan suatu kehormatan melakukannya dengan kesungguhan hati tanpa pamrih dan tidak mengharapkan imbalan.

Itu dia refleksi pribadi dari salah satu mahasiswi STPKat Santo Fransiskus Asisi yang bernama Clara Shinta Wibowo yang melakukan Pastoral Care di Panti Jompo Wredha Rindang Asih Bongsari.

Semoga kita dapat menjadi kawan yang baik dengan menghibur bagi teman atau keluarga kita yang berduka, juga merawat bagi orang tua atau saudara kita yang sakit bahkan kita dapat turut mendoakan bagi orang lain.

Melayani sesama seperti melayani Kristus berarti memberi pertolongan dengan ketulusan dan kasih yang tercermin dalam perbuatan dan perkataan kita dengan hal-hal yang sederhana di lingkungan sekitar kita sehari-hari.

Kristus begitu mencintai kita sebagai manusia maka selayaknya kita membalas kasih-Nya dengan melayani kepada sesama.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.