Tumbuhkan Empati Orang Muda Bagi Lansia, Salah Satu Konsep Pastoral Care Dari STPKat St. Fransiskus Asisi

AKURAT.CO, Permasalahan yang ada saat ini, banyaknya orang tua (lansia) yang kurang mendapatkan perhatian penuh dari pihak keluarganya atau saudara-saudaranya.
Konsep keterbalikan kekanak-kanakan yang dialami oleh para lansia membuat orang muda saat ini menempatkan mereka di rumah lansia atau yang biasa kita kenal sebagai panti werda.
Karya keselamatan Allah bagi umat manusia, dalam konsep-konsep kehidupan manusia sangat beraneka ragam.
Baca Juga: Pena Mas Ganjar Sukses Gelar Turnamen Ngapak Mobile Legends, Ini Harapan Milenial
Kasih yang sangat hebat ini terjadi di Wisma Lansia Harapn Asri.
Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Asisi Semarang mengadakan sebuah kegiatan yang bernama Pastoral Care dengan melakukan kunjungan ke Rumah Lansia.
Rumah Lansia yang dikunjungi Mahasiswa STPKat Santo Fransiskus Asisi Semarang adalah Wisma Lansia Harapan Asri Banyumanik.
Melalui mata kuliah wajib di semester V Pastoral Care, sebagai lahan laboratorium STPKAT, harapannya mahasiswa mampu berinteraksi di tengah masyarakat, komunitas, terlebih kepada mereka yang membuat bantuan dalam penguatan iman dalam menjalani kehidupan masa tua.
Baca Juga: PT Bumen Redja Abadi Membuka Lowongan Pekerjaan, Silahkan Cek Kualifikasinya!
Salah satu mahasiswa yakni Aden Syah Wijaya, berikut ini adalah refleksi yang dia dapatkan selama mengikuti kegiatan Pastoral Care:
Dalam Pastoral Care ini mengajarkan pentingnya pengembangan diri bagi perawat pastoral.
Bagaimana merawat diri sendiri, menjaga kesehatan mental dan emosional, serta mengelola stres adalah aspek-aspek yang perlu diperhatikan oleh pelaku pastoral care.
Dalam Pengembangan diri terdapat banyak aspek yang pelu dimiliki pelaku atau pemeran pastoral care.
Baca Juga: PT Surya Toto Indonesia Membuka Lowongan Pekerjaan, Cek Segera Persyaratannya!
Pentingnya Empati adalah salah satu konsep umum dalam perawatan pastoral yaitu kemampuan untuk merasa empati terhadap penderitaan dan kebutuhan orang lain.
Dalam mata kuliah ini, saya belajar bahwa menjadi pelaku pastoral care bukan hanya tentang memberikan nasihat dan solusi, tetapi juga tentang mendengarkan dengan penuh perhatian dan menghargai perasaan serta pengalaman individu.
Mata kuliah Pastoral Care memainkan peran penting dalam membekali Mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk merawat dan membimbing individu yang perlu pendampingan pastoral.
Baca Juga: PT Sariguna Primatirta Membuka Beberapa Lowongan Pekerjaan, Berikut Kualifikasinya!
Berpastoral Care perlu mendalami dan memungkinkan refleksi tentang tanggung jawab dan peran seorang mahasiswa yang akan berpastoral care dalam melayani dan merawat orang lain ditengah penderitaan yang penuh harapan baik dan perasaan bahagia serta tulus hati.
Pastoral care nyatanya bukan seperti pendampingan pada umumnya, karena pastoral care menyatakan kehadirian diri Tuhan sendiri, tidak hanya pada kaum klerus yang berpastoral care, namun juga pada kaum awam yang melakukannya.
Menarik bagi saya, karena pastoral care mengajak kita untuk menghargai hidup dan keyakinan yang dimiliki setiap individu.
Baca Juga: Berikut Ini Renungan Harian Katolik Selasa Pekan Biasa 31 Oktober 2023
Seperti yang kita ketahui, di masa kini banyak orang yang masih tidak mampu menghargai hidupnya dengan sungguh sehingga banyak kita mendengar kasus-kasus yang mencerminkan tidak menghargai hidup.
Kita sebagai pelaku pastoral care hendaknya dapat “membangunkan mereka dari mimpi buruknya” dan mampu menjadi uluran tangan kasih Allah.
Berdoa, sebuah cara berkomunikasi dengan Allah yang dapat kita lakukan dalam segala hal, saat kita besedih, bersukacita, merasa tidak mampu, bersukur, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Dua Mantan Karyawan Bank Terkemuka Rugikan Nasabah Milyaran Rupiah Dari Fee Transaksi EDC Tanpa Ijin
Sebagai pelaku pastoral care, berdoa adalah salah satu sarana permohonan dalam nama Allah untuk kesembuhan dan sukacita serta pemahaman diri yang lebih kepada orang yang sedang kita hadapi.
Karena dalam segala permaslahan, penderitaan, rasa sakit, akan dihapuskan oleh Allah dengan kuasa roh kudusnya kepada kita yang mau dan percaya kepada Allah sebagai satu satunya sumber harapan, kebahagian, sukacita, dan kasih.
Dalam kegiatan pastoral care yang kita lakukan secara kelompok, kami “bersharing mengenai memaknai arti hidup” dan “apa yang dilakukan dalam keseharian untuk menunggu waktu tiba”.
Baca Juga: PSIS Pastikan Tak Akan Rekrut Pemain Asing Baru, Yoyok Sukawi: Kami Tetap Buru Striker Lokal
Selama di sini memampukan para lansia untuk saling peka dan saling menguatkan, karena terkadang ketika para lansia berada dirumahnya ataupun dirumah aak-anaknya pasti yang namanya ras malas itu ada dan tumbuh serta di rumah yang terlalu lama akan memyebabkan pikun.
Dengan adanya interaksi antar sesama lansia di Wisma Sepuh Harapan Asri ini bisa menguatkan pikiran saat melakukan relasi dan menjadi rajin karena banyak teman.
Di Wisma juga memiliki jadwal seperti misa pagi, senam, sarapan, dan untuk jam 7 malam biasanya diadakan acara bersama, seperti bernyanyi dan bercanda bersama dengan para lansia lainnya yang ada disini.
Rasa jenuh pasti ada, dan untuk mengatasi rasa itu para lansia saling menguatkan satu sama lain. Untuk perawat disini baik-baik.
Ada juga ibu-ibu yang tidak bisa melihat dan untuk menghibur ibu itu para lansia melakukan tts teka teki silang.
Lansia disini tidak acuh dan rata-rata memiliki sikap saling membantu.
Kunci untuk menikmati hidup adalah kita harus hidup dengan menghidupi nilai-nilai kejujuran seperti Yesus yang selalu ajarkan kepada para murid nya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini



