Jateng

Terungkap! Kuliner Bareh Randang, Manisan Putih yang Punya Makna Mendalam di Ranah Minang

Theo Adi Pratama | 20 September 2025, 10:05 WIB
Terungkap! Kuliner Bareh Randang, Manisan Putih yang Punya Makna Mendalam di Ranah Minang

JATENG.AKURAT.CO, Jangan terkecoh dengan namanya! Sekilas, nama Bareh Randang memang mirip dengan rendang.

Tapi begitu kamu melihat wujudnya, dijamin kamu akan terkejut. Alih-alih daging berkuah cokelat, Bareh Randang justru adalah camilan manis berwarna putih dengan tekstur yang unik!

Makna Tersembunyi di Balik Nama

Secara bahasa, nama Bareh Randang sudah menjelaskan segalanya. Bareh dalam bahasa Minangkabau artinya beras, sedangkan randang merujuk pada proses menyangrai.

Jadi, secara harfiah, Bareh Randang adalah olahan dari beras yang disangrai dengan bumbu.

Secara umum, Bareh Randang adalah olahan dari tepung beras yang disangrai hingga kering, lalu dicampurkan dengan cairan gula dan santan yang sudah dimasak.

Hasilnya? Sebuah gumpalan kenyal berwarna putih dengan permukaan kasar dan rasa manis yang bikin ketagihan.

Gumpalan ini kemudian dibentuk menjadi bulatan atau persegi pipih, siap untuk disajikan.

Bukan Sekadar Oleh-Oleh Biasa

Meskipun kini lebih dikenal sebagai oleh-oleh khas daerah Darek (Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Agam, dan Tanah Datar), Bareh Randang ternyata punya makna lebih dalam.

Makanan ini punya fungsi khusus dalam prosesi adat, terutama pernikahan.

Bareh Randang sering disajikan dalam prosesi manjapuik marapulai, yaitu ritual menjemput pengantin laki-laki untuk dibawa ke rumah pengantin perempuan.

Selain itu, Bareh Randang juga menjadi hidangan istimewa saat para ninik mamak (sesepuh adat) berkumpul dalam pertemuan.

Jadi, Bareh Randang bukan sekadar camilan, melainkan simbol tradisi dan kebersamaan.

Kalau kamu berkunjung ke Ranah Minang, jangan lupa coba Bareh Randang, ya! Dijamin kamu akan ketagihan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.