Jateng

Geger! Rahasia Kuliner Gudeg Cakar Margoyudan Paling Legendaris di Solo, Cuma Jual Cakar Ayam Tapi Untungnya Selangit!

Theo Adi Pratama | 3 September 2025, 11:30 WIB
Geger! Rahasia Kuliner Gudeg Cakar Margoyudan Paling Legendaris di Solo, Cuma Jual Cakar Ayam Tapi Untungnya Selangit!

JATENG.AKURAT.CO, Saat dengar kata gudeg, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah Kota Yogyakarta. Tapi, jangan salah!

Di Solo, ada satu tempat makan gudeg yang namanya sudah sangat melegenda. Namanya Gudeg Cakar Margoyudan.

Sekilas, gudeg yang dijual di warung ini terlihat biasa saja, sama seperti gudeg lainnya.

Nangka muda dimasak dengan gula merah sampai warnanya kecokelatan, lalu disajikan dengan sambal krecek. Namun, ada satu hal yang bikin gudeg ini beda: ceker ayam!

Dari Limbah Jadi Berkah: Kisah Cakar Ayam yang Bikin Gudeg Melejit

Warung gudeg ini sudah ada sejak tahun 1960-an dan awalnya dikelola oleh Mbah Karto.

Tapi, ide jeniusnya justru muncul di tangan anaknya, Bu Kasno, sekitar tahun 1980-an.

Saat itu, Bu Kasno melihat banyak cakar ayam yang dibuang oleh pedagang. Ia pun berpikir, kenapa tidak mengolahnya jadi menu pendamping gudeg?

Siapa sangka, ide sederhana ini justru jadi daya tarik utama. Cakar ayam yang direbus dengan bumbu manis khas gudeg ternyata sangat disukai pembeli.

Alhasil, nama Gudeg Cakar Margoyudan pun semakin terkenal, dan cakar ayam yang tadinya dianggap limbah, kini jadi bintang utama!

Sensasi Gurih Manis yang Cuma Ada di Tengah Malam

Buat kamu yang penasaran, Gudeg Cakar Margoyudan di Jalan Monginsidi, Solo, hanya buka di waktu-waktu khusus, yaitu mulai pukul 01.30 WIB hingga 04.00 WIB.

Jadi, buat kamu yang mau mencicipi kenikmatan ini, siap-siap begadang, ya!

Satu porsi Gudeg Cakar dihargai Rp12.000 dengan 4 sampai 5 potong cakar yang empuk dan manis.

Kalau belum puas, kamu bisa nambah cakar lagi seharga Rp6.000 per porsi. Dijamin, rasanya sepadan dengan harganya!

Tapi, kalau kamu bukan tipe orang yang suka begadang, jangan khawatir!

Anak-anak Bu Kasno juga membuka cabang dengan resep yang sama di beberapa lokasi lain, seperti di kawasan Solo Baru dan Galabo.

Jam bukanya pun lebih ramah di kantong waktu, yaitu dari jam 19.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Jadi, kamu tetap bisa menikmati kelezatan gudeg cakar legendaris ini tanpa harus ngalong!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.