Ayam Goreng dan Sop Buntut Bu Salim: Legenda Kuliner Semarang yang Bertahan 3 Generasi, Juara Rasa dan Mampu Bertahan Sejak 70 Tahun Lalu!

JATENG.AKURAT.CO, Di tengah gemerlap kota Semarang, ada sebuah tempat makan legendaris yang telah menjadi saksi bisu perjalanan kuliner kota ini selama lebih dari 70 tahun.
Ayam Goreng Bu Salim, yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto No. 26, bukan sekadar tempat makan biasa.
Ini adalah warisan kuliner yang telah bertahan selama tiga generasi, menyajikan ayam goreng dengan cita rasa autentik yang sulit ditandingi.
Yuk, simak keunikan dan kelezatan Ayam Goreng Bu Salim yang bikin ketagihan!
Sejarah Panjang yang Menjadi Legenda
Ayam Goreng Bu Salim pertama kali dibuka pada tahun 1950-an oleh Bu Salim sendiri.
Kala itu, warung ini hanya berupa kedai kecil dengan menu sederhana: ayam goreng kampung dan beberapa lauk pendamping.
Namun, berkat rasa yang konsisten dan kualitas bahan yang terjamin, warung ini cepat menjadi favorit warga Semarang.
Kini, setelah lebih dari 70 tahun, Ayam Goreng Bu Salim masih tetap eksis dan dikelola oleh generasi ketiga keluarga Bu Salim.
Warung ini tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga simbol ketekunan dan dedikasi dalam menjaga warisan kuliner.
Ayam Goreng Kampung yang Juicy dan Gurih
Salah satu rahasia kelezatan Ayam Goreng Bu Salim adalah penggunaan ayam kampung sebagai bahan utama.
Ayam kampung dikenal memiliki tekstur daging yang lebih padat dan rasa yang lebih gurih dibandingkan ayam broiler.
Proses penggorengannya pun masih menggunakan arang, yang memberikan aroma khas dan rasa yang lebih autentik.
Ayam goreng di sini digoreng tidak terlalu kering, sehingga dagingnya tetap juicy dan lembut saat digigit.
Bumbu yang meresap sempurna membuat setiap suapan terasa gurih dan nikmat. Dijamin, kamu akan sulit berhenti menyantapnya!
Sambal Manis yang Bikin Nagih
Tidak lengkap rasanya menikmati ayam goreng tanpa sambal. Sambal di Ayam Goreng Bu Salim memiliki ciri khas tersendiri: manis dan pedas yang pas.
Sambal ini dibuat dari campuran cabai, bawang, dan gula merah, yang memberikan rasa unik dan menggugah selera.
Sambal manis ini cocok banget dinikmati bersama nasi putih hangat.
Banyak pelanggan yang mengaku bisa menghabiskan lebih dari satu porsi nasi hanya karena sambalnya yang bikin ketagihan!
Lauk Pendamping yang Tak Kalah Lezat
Selain ayam goreng, Bu Salim juga menyediakan berbagai pilihan lauk pendamping yang tak kalah lezat. Beberapa favorit pelanggan antara lain:
Ati Rempela: Diolah dengan bumbu rempah yang kaya, ati rempela di sini memiliki rasa gurih dan sedikit pedas.
Pete: Untuk pecinta pete, hidangan ini wajib dicoba. Pete diolah dengan bumbu sederhana namun tetap menggugah selera.
Sop Buntut: Jangan lewatkan sop buntut Bu Salim! Kuahnya segar dan gurih, dengan potongan buntut yang empuk dan nikmat.
Lokasi dan Atmosfer yang Nyaman
Ayam Goreng Bu Salim terletak di Jalan Dr. Cipto No. 26, Semarang.
Meskipun tempatnya sederhana, tempat makan ini selalu ramai dikunjungi pelanggan, baik warga lokal maupun wisatawan.
Atmosfernya yang hangat dan ramah membuat siapa pun merasa nyaman untuk bersantap di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









