Kuliner Hidden Gem Jateng: Sayur Cengkir, Masakan Khusus Orang Hajatan yang Tidak Dijual di Warung

AKURAT.CO JATENG - Kuliner Hidden Gem Jateng: Sayur Cengkir, Masakan Khusus Orang Hajatan yang Tidak Dijual di Warung.
Kuliner di Kabupaten Rembang sebenarnya tak hanya lontong tuyuhan, sate sarepeh atau makanan sayur mrico yang khas laut
Di Desa Pandangan Wetan Kecamatan Kragan terdapat satu masakan unik bernama sayur cengkir atau sayur tim.
Masakan ini biasanya disajikan khusus saat hajatan pernikahan lebaran dan sedekah laut.
Menurut warga setempat masakan ini kreasi warga desa sejak tahun 1990 an.
Masakan ini bermula dari kreatifitas warga Pandangan dan sekitarnya yang menginginkan hidangan sedekah laut yang lain dari pada yang lain.
Sayur cengkir atau sayur tim pada tahun 90- an dulu masih sederhana Tidak seperti sekarang.
Namun pada perkembangannya, masakan ini semakin familiar di masyarakat dan menjadi hidangan khusus warga saat hajatan pernikahan hingga lebaran.
Konon warga desa hanya memasak sayur tim setahun hanya dua kali saat sedekah laut ataupun lebaran.
Untuk saat hajatan pernikahan, sayur tim itu biasanya disajikan disajikan malam hari untuk “melekan” atau cangkruk di rumah yang punya hajat.
'Sayur tim ini tidak dijual di warung. Sehingga khusus hanya untuk acara-acara yang menggembirakan atau bersifat perayaan.
Rahasia resep spesial dari masakan ini terletak pada cengkir atau kelapa yang masih sangat muda.
Jaman dulu cengkir mudah didapat di sekitar pesisir Pandangan.
Namun setelah pohon kelapa di pesisir banyak terserang penyakit di tahun 2000-an, warga membeli cengkir dari Desa Ngasinan dan Woro Kecamatan Kragan.
Satu porsi masakan sayur tim kecil membutuhkan tak kurang sepuluh cengkir.
Sedangkan untuk acara besar seperti pernikahan atau sedekah laut, porsi besar sayur tim bisa menggunakan 70 butuh cengkir.
Ada juga yang mengatakan kalau potongan cengkir muda itu kemudian direbus hingga 3 sampai 4 jam agar empuk.
Setelah ditiriskan, cengkir dimasak dengan santan dan bumbu- bumbu rempah-rempah.
Dalam masakan itu juga dicampurkan daging ayam kampung.
Semua racikan bahan itu kemudian dimasak dalam api kayu hingga tujuh jam lamanya.
Semakin lama masaknya juga semakin enak. Karena bumbunya semakin meresap. Total bisa sampai 10 jam pembuatan sayur cengkir ini. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








