Cerita dari Kelenteng Hian Thian Siang Tee, Salah Satu Klenteng Tertua yang Ada di Kabupaten Jepara

JATENG.AKURAT.CO, Jawa Tengah memiliki banyak situs-situs jejak perkembangan budaya Tionghoa.
Mulai dari perdagangan, permukiman, perayaan hari besar hingga tempat peribadatan (Kelenteng) yang selalu menampilkan sisi eksotismenya.
Melansir dari laman humas.jatengprov.go.id, Salah satunya adalah Kelenteng Hian Thian Siang Tee atau Hian Thian Siang De (Dewa Langit) yang ada di Welahan, Kabupaten Jepara.
Berada di Gang Pinggir atau tepat di samping Pasar Welahan, nuansa kelenteng sudah tampak dengan warna mencolok merah di gapuranya yang besar.
Rasa syahdu akan langsung terasa begitu kita melangkah masuk. Dua patung jenderal kebanggaan kaum Tionghoa selalu siaga berjaga di pintu ruang peribadatan utama yang menjadi tempat Kong Co Hian Thian Siang Tee atau Dewa Langit.
Di samping Kong Co tuan rumah tersebut, ada ruang untuk Kong Co Kwan Tee Kun dan Khong Hu Cu yang berukuran sekitar 2,5 meter.
Baca Juga: Sedang Wisata Religi di Kudus, Ini 6 Kuliner Enak yang Ada di Dekat Masjid Menara Kudus
Kelenteng ini ada lima Kimsin (patung dewa) yakni Kong Co (dewa) Hian Thian Siang Tee atau Dewa Obat sebagai tuan rumah yang dibawa langsung dari dataran Cina.
Kemudian Kong Co Kwan Tee Kun dan Khong Hu Cu. Adapula Makco Kwan Im dan Sang Budha.
Tiga Kong Co yang disebut awal itu berada di satu atap, dipisahkan dinding namun ada pintu yang menghubungkan.
Bangunan asli yang terbuat dari kayu masih mendominasi, agar semakin kokoh di belakang dinding-dinding utama ditopang dengan tembok.
Bahkan daun pintu, tiang, atap serta dinding belakang Kong Co Hian thian Siang Tee masih asli sejak kali pertama didirikan.
Selain dominasi bangunan jati tua dan penerangan tanpa aliran listrik, hal unik lain adalah keberadaan Makco Kwan Im dan Sang Budha.
Kelenteng ini memang jadi satu dengan Wihara, tempat peribadatan umat Budha.
Yang jika kita masuk ruang Kwan Im dan Sang Budha nuansa tenang sangat lekat karena dilengkapi alunan musik sendu.
Jika menilik kayu-kayu bangunan itu, bisa ditaksir usia kelenteng ini lebih dari 100 tahun.
Bahkan, Kelenteng Hian Thian Siang Tee selama ini disebut-sebut sebagai salah satu kelenteng yang tertua
Namun belum ada cukup bukti yang mendukung validitas berapa usia kelenteng itu kecuali sebilah senjata tua asli Cina dan catatan-catatan mujarobat khas Tiongkok.
Baca Juga: 5 Pilihan Cafe di Kawasan Wisata Kopeng yang Asyik Buat Healing atau Nongkrong
Dua benda itupun hanya jadi tanda kisar usia yang akhirnya melahirkan kisah perjalanan lelaki Tionghoa ke Jawa Tengah.
Saat prosesi kirab ulang tahun kelenteng banyak yang datang dari berbagai wilayah negeri ini.
Patung Dewa-Dewi yang ikut prosesi kirab biasanya berada di dalam tandu/joli dengan berbagai ukuran dan dibuat seindah mungkin dengan warna merah-kuning yang mendominasi.
Kirab ritual itu berangkat dari Kelenteng Hian Thian Siang Tee kemudian keliling kota dan berakhir di Kelenteng Hok Tik Bio (di samping sungai Serang) yang berlokasi di depan pasar Welahan.
Kelenteng Hok Tik Bio ini lebih tua bila dibandingkan dengan Kelenteng Hian Thian Siang Tee.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







