Jarang Orang Tahu, 7 Wisata Ziarah Makam Wali dan Ulama yang Tersebar di Kabupaten Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Jarang Orang Tahu, 7 Wisata Ziarah Makam Wali dan Ulama yang Tersebar di Kabupaten Kendal.
Kabupaten Kendal yang terletak di wilayah Pantura Jawa Tengah ini, memang tak terkenal dengan wisata walisongo nya. Dibandingkan kota Demak.
Tapi menurut literasi dan data sejarah, ternyata ada lho beberapa lokasi wisata ziarah di situs atau makam para wali dan ulama zaman dulu.
Yang nyatanya, hingga kini makam tersebut menjadi lokasi wisata religi dan ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
7 Wisata Ziarah Makam Wali dan Ulama yang Tersebar di Kabupaten Kendal yang Jarang Orang Tahu
- Makam Habib Ahmad bin Aqil Al Munawar
Makam Habib Ahmad bin Aqil Al Munawar Ba'alawi merupakan salah satu destinasi wisata ziarah yang ada di Kabupaten Kendal.
Makam ini berada di Jalan Jagalan Selatan, Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Kaliwungu.
Habib Ahmad bin Aqil Al Munawar Ba'alawi adalah guru dari Kyai Haji Muhammad Sholeh bin Umar as-Samarani, atau lebih dikenal dengan sebutan Kyai Sholeh Darat Semarang.
Baca Juga: 6 Lokasi Wisata Ramah Anak di Kota Malang, Yuk Ajak Putra Putri Anda Liburan Kesini
- Makam Wali Joko
Selanjutnya, ada Makam Wali Joko, yang berada di area Masjid Agung Kendal, Jalan Raya Barat.
Joko, juga dikenal sebagai Raden Suwiryo, adalah seorang penyebar agama Islam dan pendiri Masjid Agung Kendal pada tahun 1210 Hijriah atau 1796 Masehi.
Di belakang Masjid Agung Kendal, terdapat pula dua makam ulama lainnya.
- Makam Kyai Sabuk Inten
Lalu ada, Makam Kyai Sabuk Inten, yang berada di Dusun Maron Wetan, Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal
Makam Kyai Sabuk Inten selalu ramai dikunjungi oleh para peziarah, terutama pada malam Jumat Legi.
Setiap malam Jumat Legi, warga sekitar beserta para pemuda Ansor dan para santri Pondok Pesantren Sunan Kalijaga mengadakan acara ziarah bersama yang dipimpin oleh pengasuh Pondok Pesantren Sunan Kalijogo.
Selain itu, setiap tanggal 7 Syawal juga diadakan acara haul Kyai Sabuk Inten sebagai bentuk penghormatan terhadap beliau.
- Makam Mbah Wali Gembyang
Lokasi wisata ziarah wali selanjutanya adalah Makam Wali Gembyang, yang terletak di pusat Kota Kendal, tepatnya di Kelurahan Patukangan.
Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir dari Gembyang, seorang ulama penyebar agama Islam yang juga dikenal sebagai Hamzah.
Sebelum berdakwah di Jawa, Gembyang pernah berdakwah di Tiongkok. Di kompleks makam ini juga terdapat berbagai makam ulama dan tokoh lainnya.
- Makam Kyai Asy'ari (Kyai Guru)
Terletak di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Ada kompleks makam yang terdapat Makam ulama bernama Kyai Asy'ari.
Beliau adalah salah satu ulama penyebar agama Islam di Kaliwungu dan pendiri Masjid Agung Al-Mutaqqin.Kyai Asy'ari juga dikenal dengan sebutan Kyai Guru.
Selain itu, terdapat pula Makam Sunan Katong dan Mbah Wali Musyafa' yang merupakan pencetus budaya pesantren di wilayah Kaliwungu.
- Makam Sunan Bromo Boja
Makam Sunan Bromo terletak di Desa Bebengan Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Dengan ukuran panjang 220 cm, lebar 98 cm, tinggi 65 cm, terbuat dari bahan keramik. berfungsi makam dan ziarah.
Sunan Bromo berasal dari Cirebon, pada awalnya ayah dari Sunan ditugasi oleh Wali Songo untuk mengislamkan daerah Banyubiru dan kemudian dia mengutus putranya yaitu Sunan Bromo.
Berangkatlah Sunan Bromo menunaikan tugasnya, setelah usai kemudian dia membuat Padephokan di Bebengan dan merupakan cikal bakal bubak alas Desa Bebengan.
Hingga wafat dan meninggalkan beberapa peninggalan benda pusaka sebagai sarana penyembuh berbagai penyakit dan sampai saat ini benda-benda tersebut masih terpelihara dengan baik oleh Juru Kunci Makam (Mbah Sumarno).
- Makam Kyai Mandurorejo
Terletak di Protowetan Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Dengan ukuran panjang 10 m, lebar 8 m, tinggi 4,5 m, luas bangunan 180 m2, luas tanah 229 m2 terbuat dari batu dan kayu, dengan tahun pendirian 1665 masehi dan direnovasi 21 Agustus 2003 berfungsi sebagai makam dan tempat ziarah.
Beliau adalah putra ke 3 dari Kyai Ageng Mataram, sebagai Bupati Pekalongan, utusan dari ayahandanya.
Yang ditugaskan untuk menyerang Batavia dan kalah karena tidak diperkenankan pulang ke Mataram dan berdiam di Kaliwungu sambil menyebarkan Agama Islam di Kabupaten Kaliwungu.
Itulah ulasan 7 Wisata Ziarah Makam Wali dan Ulama yang Tersebar di Kabupaten Kendal yang Jarang Orang Tahu. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7Sosok Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







