Menjelajahi Dataran Tinggi dari Berbagai Sudut: Itinerary Liburan 2D1N Merasakan Keindahan dan Dinginnya Dieng

JATENG.AKURAT.CO, Meskipun dingin, namun tetap memikat. Itulah Dieng.
Wilayah dataran tinggi ini sebagian masuk dalam Kabupaten Banjarnegara dan sebagian lagi masuk kawasan Wonosobo, Jawa Tengah.
Meski cukup populer, ternyata masih banyak yang belum tahu apa saja yang bisa dilakukan di tempat berhawa sejuk ini selain menikmati pemandangan matahari terbit yang ikonik.
Nah, Akurat Jateng kasih kamu daftar itinerary liburan 2D1N di Dieng buat melihat apa saja yang bisa kamu jelajahi selama di Dieng:
Hari ke-1
1. Berkunjung ke Museum Kailasa
Kalau biasanya traveler yang ke Dieng memilih langsung naik ke Puncak Sikunir, enggak ada salahnya kalau ke museum ini dulu.
Mengenal lebih dekat lewat sejarah yang ada di Museum Kailasa justru membuat kamu akan jauh lebih paham tentang sejarah dan budaya yang ada di Dieng.
Nama Kailasa berasal dari nama salah satu gunung tempat tinggal Dewa Syiwa, dan kepurbakalaan Dieng sangat identik dengan pemujaan terhadap Dewa Syiwa.
Salah satu benda yang paling unik dan tidak bisa ditemukan di bagian Indonesia lainnya adalah Arca Kudu, berbentuk kepala manusia dengan ornamen sederhana yang biasanya ditemukan di beberapa kuil di India.
Oh ya, karena letaknya berada di Komplek Candi Arjuna, sebelum dan sesudah berkunjung ke museum kamu bisa puas berfoto-foto.
2. Menjelajahi Lembah Sumurup
Lembah Sumurup berada di dataran tinggi Dieng, tepatnya di area Bukit Pangonan. Tempat indah ini posisinya berada di atas Museum Kailasa.
Untuk mencapainya, kamu perlu berjalan sekitar 20 menit dari Museum Kailasa. Area ini merupakan salah satu padang rumput yang luas dan sangat indah untuk dikunjungi.
Di atas juga terdapat sumber air yang sangat melimpah yang biasa digunakan untuk bermain anak-anak karena airnya sangat jernih.
Lembah Sumurup dulunya merupakan danau atau telaga yang hilang karena airnya mengalir semurup (dalam bahasa Jawa) menuju ke Telaga Merdada.
3. Menyantap Kuliner Mie Ongklok Longkrang
Puas "berkenalan" dan mengintip secuil keindahan Dieng, saatnya memanjakan lidah dengan menyantap Mie Ongklok khas Wonosobo.
Ada beberapa warung yang menjual mie ongklok, namun Mie Ongklok Longkrang ini merupakan yang paling legendaris sejak 1975.
Kelezatannya sudah sangat tersohor, sampai-sampai mantan presiden pun ada yang “kecanduan” akan kelezatannya.
Mie ini beda dengan olahan mie lainnya karena diramu dengan kol segar dan daun kucai, lalu dicelup-celupkan di air mendidih, kemudian diguyur kuah berwarna cokelat yang berasal dari pati dicampur gula Jawa, ebi, serta rempah.
Jangan lupa menyantapnya dengan sate daging sapi supaya lebih maknyus!
4. Menikmati Senja di Telaga Menjer
Telaga ini merupakan telaga alami terluas di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng.
Berada di ketinggian 1300 mdpl, Telaga Menjer memiliki luas kira-kira 70 hektar dengan kedalaman sekitar 50 meter.
Airnya yang jernih dan pemandangan sekitar yang indah dan syahdu benar-benar memanjakan siapapun yang datang berkunjung.
Di tepi telaga terdapat taman-taman kecil tempat pengunjung duduk menikmati pesona alam kawasan Menjer.
Selain itu, jika memandang ke atas perbukitan yang mengelilingi telaga, kamu dapat melihat hijaunya hamparan perkebunan teh.
Pas banget untuk relaks sejenak melupakan rutinitas yang melelahkan.
5. Santap Malam di Gubug Bang Jarwo
Meskipun tempatnya kecil dan sederhana, namun tempat ini lumayan populer. Makanya jangan heran kalau Gubug Bang Jarwo selalu dipenuhi pengunjung saat jam-jam makan.
Menu yang disajikan juga “selera ndeso”, mulai dari aneka ikan dan ayam bakar, oseng-oseng mercon, mie godok, tempe mendoan dan sebagainya.
Jika ke sini di malam hari, jangan lewatkan menikmati segelas susu jahe untuk menangkis dinginnya udara Dieng.
Hari ke-2
1. Berburu Golden Sunrise di Puncak Sikunir
Nggak kalah dengan Gunung Bromo ataupun Gunung Batur, Puncak Sikunir digadang-gadang sebagai salah satu spot menyaksikan sunrise paling epik di Indonesia.
Berada di Desa Sembungan dengan ketinggian 2306 mdpl, inilah desa tertinggi yang ada di Pulau Jawa.
Dari sini, keindahan golden sunrise nan fantastis bisa kamu nikmati sembari mensyukuri nikmat ilahi. Pos pendakian berada di Telaga Cebong, sekitar 2 km dari lokasi parkir.
Lalu petualangan mendaki bukit pun dimulai – kurang lebih satu jam kamu akan tiba di puncak.
Waktu terbaik untuk mengunjungi bukit ini adalah saat musim kemarau antara Juli-Oktober, karena saat itu pandanganmu tak akan terhalangi kabut.
2. Santap Sarapan di Dapur Cebong
Puas bermandikan sinar matahari pagi, waktunya sarapan mengisi perut yang mulai keroncongan.
Tak jauh dari pos pendakian Puncak Cikunir di Telaga Cebong, kamu bisa menjumpai tempat makan yang menawarkan sensasi bersantap di tepi danau nan asri dan sejuk.
Dapur Cebong sendiri menggunakan konsep bambu dan gazebo yang berada di tepi telaga dalam bangunannya untuk memberikan sensasi alami.
Bisa ditebak, menu yang disajikan pun bercitarasa khas pedesaan, seperti sayur urap ikan asin, sayur kenci, tempe kemul dan teh poci.
Masih ingin menikmati keindahan danau? Dapur Cebong juga menyediakan penyewaan perahu dayung untuk berkeliling mengitari Telaga Cebong.
3. Menikmati Indahnya Air Telaga Warna dan Telaga Pengilon
Bisa dibilang, Telaga Warna merupakan objek wisata unggulan di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng.
Berada di ketinggian 2000 mdpl, hal yang membuatnya istimewa adalah keindahan warna permukaan air yang bisa berubah-ubah tergantung cuaca, sudut pandang, dan jarak pandang kita.
Tak jauh dari Telaga Warna, tepat di sebelahnya, kamu bisa sekaligus mengunjungi Telaga Pengilon.
Asal-usul nama “pengilon” berasal dari bahasa Jawa yang artinya “cermin” atau tempat untuk berkaca saking jernihnya.
4. Santap Siang di Warung Makan Mbak Mien
Kalau berkunjung ke Dieng, kamu akan banyak menjumpai tempat yang menawarkan kuliner berbahan jamur.
Salah satu yang paling direkomendasikan adalah Warung Makan Mbak Mien. Menu favorit yang sering dipesan di sini adalah Nasi Goreng Jamur.
Akan lebih sempurna lagi jika ditemani oleh keripik jamur yang kriuk untuk menambah tekstur.
Selain Nasi Goreng Jamur, tersedia pula Mie Goreng Jamur, Soto Ayam Jamur, Jamur Goreng, Sop Jamur, dan banyak lagi. Dan yang paling penting, harganya murah banget!
Jadi, buat kamu yang ingin menikmati keindahan Dieng selama 2 hari 1 malam, itinerary di atas bisa jadi panduan. Selamat berlibur dan menikmati pesona alam Dieng!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









