Jateng

Yuk Mampir di Wisata Pabrik Limun Oriental di Kawasan Pantura Pekalongan, Dulu Pernah Dikenal Sebagai ‘Aer Belanda’

Afri Rismoko | 18 Mei 2024, 20:56 WIB
Yuk Mampir di Wisata Pabrik Limun Oriental di Kawasan Pantura Pekalongan, Dulu Pernah Dikenal Sebagai ‘Aer Belanda’

AKURAT.CO JATENG - Yuk Mampir di Wisata Pabrik Limun Oriental di Kawasan Pantura Pekalongan, Dulu Pernah Dikenal Sebagai ‘Aer Belanda’. 

Bicara soal Kabupaten Pekalongan, daerah ini adalah salah satu Kabupaten di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) yang terkenal dengan produk batik dan kuliner Nasi Megono.

Namun ternyata ada sebuah ‘Hidden Gem’ Kabupaten Pekalongan yang jarang orang luar daerah situ tahu. Yups, ada sebuah pabrik yang memproduksi minuman limun yang sudah ada sejak zaman Hindia Belanda.

Baca Juga: Menjelajahi Kuliner Salatiga dalam Sehari: Kota Bersejarah dengan Keindahan Rasa serta Kuliner Unik yang Menggoda Lidah dan Kantong Anda

Pabrik limun legendaris itu dikenal sebagai Pabrik Limun Oriental Cap Nyonya Silhuet. Lokasinya berada di Jl. Rajawali Utara no. 15, Panjang Wetan, Kota Pekalongan.

Letak kedai dan pabriknya pun bisa terbilang strategis lantaran berada di area pusat budaya Kota Pekalongan, Jetayu.

Kunjungan ke Limun Oriental pun bisa menjadi satu paket wisata saat anda berkeliling ke daerah Jetayu. 

Di pabrik sekaligus kedai yang berada di Jalan Rajawali Utara Panjang Wetan ini anda bisa menikmati berbagai varian rasa Limun Oriental.

Mulai dari rasa kopi, nanas, sirsak, mangga, frambros, jeruk dan lemon. Bagi yang ingin mencoba rasa lain, ada juga rasa soda original yang biasa disajikan dalam menu soda gembira. 

Baca Juga: 5 Sajian Kuliner Khas Kawasan Pantura Pati yang Bikin Lidah Anda Bergoyang, Ada Nasi Gandul

Generasi Gen Z mungkin belum banyak yang tahu apa itu minuman limun, tapi bagi anda generasi lawas pasti sudah kenal minuman Limun. Setidaknya anda generasi lawas pernah minum limun saat di bangku sekolah dasar.

Minuman Limun sebenarnya sudah eksis sejak Hindia Belanda sekitar awal tahun 1900. Minuman ini y

kerap disebut "Aer Belanda" karena dulunya sering diminum orang Belanda saat sedang kongkow atau bersantai.

Jika anda sedang berlibur atau mampir ke Pekalongan tak ada salahnya untuk berkunjung sejenak dan menikmati Limun di Pabrik Limun Oriental Cap Nyonya Silhuet.

Tak hanya melihat pabriknya, disana juga ada kedai dengan nuansa jadul yang disediakan untuk tempat santai menikmati limun.

Untuk meneguk kesegarannya, anda pun tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Jika diminum di tempat, hanya akan dikenakan biaya Rp7.500 per botolnya. 

Dan jika ingin di bawa pulang anda hanya dikenakan biaya Rp10.000 per botol. Namun bagi anda yang ingin menjadikannya buah tangan, anda tak perlu khawatir. 

Baca Juga: Petualangan Kuliner di Wonogiri: Temukan Cita Rasa Unik dan Otentik yang Jarang Ditemukan di Tempat Lain! Rekomendasi Kuliner Unik dari Wonogiri

Di sini anda juga bisa mendapatkan kemasan kardus isi enam botol yang dibanderol Rp60.000 per boksnya. 

Itulah ulasan wisata Pabrik Limun Oriental di Kawasan Pantura Pekalongan, Dulu Pernah Dikenal Sebagai ‘Aer Belanda’. *** 





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A