Cita Rasa Kuliner Indonesia yang Melegenda: Menikmati Kelezatan Kuliner Khas Surabaya, Rawon Setan Seheboh Namanya

AKURAT.CO, Bagi para pelancong yang berkunjung ke Surabaya, menjelajahi keindahan kota Pahlawan ini tentu tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya.
Kota yang terkenal dengan tata kota yang rapi juga menyimpan ragam hidangan lezat yang siap memanjakan lidah siapa pun yang datang.
Salah satu yang paling terkenal adalah rawon, dan di tengah gemerlapnya Surabaya, terdapat satu tempat makan rawon yang menjadi favorit banyak orang, yaitu Rawon Setan.
Meskipun namanya terkesan seram, namun jangan salah sangka, Rawon Setan tidaklah menakutkan.
Nama ini diberikan karena kepedasan hidangan rawon yang mereka sajikan.
Namun, justru inilah yang menjadi daya tarik utama bagi para penggemar makanan pedas.
Menu utama di Rawon Setan tentu saja adalah rawon, sebuah sup khas Jawa Timur yang terkenal dengan kuahnya yang kental berwarna hitam.
Kuah rawon yang kaya akan rempah-rempah ini disajikan dengan daging sapi yang empuk serta berbagai pilihan isian tambahan seperti jerohan, telur, buntut sapi, dan lain sebagainya.
Ditambah dengan sambal khas yang pedas, rasanya sungguh memikat lidah.
Harga seporsi rawon di Rawon Setan tergolong terjangkau, sekitar Rp 50.000,- saja.
Namun, sensasi yang diberikan jauh melampaui nilai tersebut.
Rasa pedas yang menggigit dan cita rasa kuah yang kaya akan rempah membuat pengunjung ketagihan dan ingin kembali lagi untuk mencicipi hidangan yang luar biasa ini.
Rawon Setan berlokasi di pusat kota Surabaya, tepatnya di Jalan Embong Malang, No. 78.
Lokasinya yang strategis membuat tempat ini mudah dijangkau oleh para pengunjung yang ingin menikmati kelezatan rawon pedas khas Surabaya.
Jadi, jika Anda sedang berada di Surabaya dan merasa lapar, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi rawon pedas yang terkenal di Rawon Setan.
Rasakan sensasi kuliner khas Surabaya yang menggugah selera dan membuat Anda ingin kembali lagi untuk menikmatinya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










