Jateng

Geger! Terbongkar Rahasia Kuliner Rendang, Ternyata Ada Versi Rendang Paru yang Bikin Nagih dan Mengandung Filosofi Hidup!

Theo Adi Pratama | 19 September 2025, 07:37 WIB
Geger! Terbongkar Rahasia Kuliner Rendang, Ternyata Ada Versi Rendang Paru yang Bikin Nagih dan Mengandung Filosofi Hidup!

JATENG.AKURAT.CO, Siapa yang tak kenal rendang? Masakan Padang yang satu ini bukan hanya jadi primadona di Indonesia, tapi juga berhasil menyabet gelar makanan terenak di dunia versi CNN International.

Saking mendunianya, koki sekelas Gordon Ramsay pun sampai dibuat penasaran.

Baca Juga: Bikin Nagih! Ini Dia Kisah di Balik Kuliner Keripik Sanjai, Oleh-Oleh Wajib dari Bukittinggi

Bukan Sekadar Daging, Ada "Rendang Paru" yang Lezat

Jika rendang daging sudah biasa, mungkin kamu perlu mencoba rendang paru.

Jeroan paru-paru sapi yang diolah menjadi rendang ternyata punya tekstur kenyal dan rasa gurih yang bikin ketagihan.

Meski begitu, bagi kamu yang punya kolesterol tinggi, sebaiknya nikmati rendang paru secukupnya, ya!

Baca Juga: Bukan Cuma Dikenal dengan Kuliner Rendang Saja! Kopi Talua, Minuman Ajaib dari Ranah Minang yang Bikin Cowok Kuat!

Kisah di Balik Kelezatan yang Mendunia

Tahukah kamu, kata "rendang" berasal dari bahasa Minang, randang, yang artinya adalah teknik memasak lambat.

Prosesnya disebut marandang, yaitu mengolah masakan dengan api kecil selama berjam-jam hingga benar-benar kering.

Menurut penelitian, rendang adalah hasil perpaduan budaya Minangkabau dengan pedagang India yang membawa hidangan kari.

Masyarakat Minang mengadaptasi kari menjadi gulai, lalu mengolahnya lagi menjadi rendang dengan kuah yang sangat sedikit.

Proses memasak yang memakan waktu 6-7 jam ini bertujuan agar rendang menjadi kering dan tahan lama, cocok sebagai bekal para perantau.

Tradisi ini sudah ada sejak sekitar 1550 M. Dulu, rendang sering dibungkus dengan daun pisang dan dibawa saat bepergian jauh.

Rendang bukan hanya makanan, tapi juga punya peran penting dalam ritual adat, lho!

Baca Juga: Terungkap! Ini Dia Rahasia Kuliner Sate Padang, Bukan Cuma Daging, Ada Varian yang Bikin Lidah Bergoyang!

Filosofi di Setiap Gigitannya

Dalam setiap sajian rendang, terkandung tiga filosofi hidup orang Minangkabau:

  • Kesabaran: Terlihat dari proses memasaknya yang sangat lama.
  • Kebijaksanaan: Diperlukan kecermatan dalam memilih bahan dan mengatur api.
  • Kegigihan: Butuh ketekunan untuk terus mengaduk rendang agar kering sempurna.

Beda Rendang Daging dan Paru

Meski sama-sama lezat, rendang paru punya beberapa perbedaan dari rendang daging.

Tekstur paru lebih kenyal, dan untuk mengolahnya, dibutuhkan waktu memasak yang sedikit lebih lama.

Selain itu, bumbu dan santan yang digunakan juga harus lebih banyak untuk menghasilkan cita rasa yang sempurna.

Jadi, tertarik untuk mencoba rendang paru? Atau mau mencoba membuat rendang sendiri di rumah?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.