Jateng

Menjelajahi Pesona Sendang Kun Gerit, Objek Wisata Pemandian Alam nan Eksotik di Kabupaten Sragen

Arixc Ardana | 18 November 2024, 18:52 WIB
Menjelajahi Pesona Sendang Kun Gerit, Objek Wisata Pemandian Alam nan Eksotik di Kabupaten Sragen

AKURAT.CO JATENG - Menjelajahi Pesona Sendang Kun Gerit, Objek Wisata Pemandian Alam nan Eksotik di Kabupaten Sragen. 

Namanya agak aneh, Sendang Kun Gerit. Sendang atau kolam dengan sumber mata air dari dalam tanah itu berada di Dusun Kukun Gerit Desa Jatibatur Kecamatan Gemolong, Sragen, sebuah destinasi wisata air yang kini menarik banyak pengunjung.

Objek wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Rejeki Jatibatur itu punya pesona alam cukup indah,

Baca Juga: Berburu Keindahan Sunset di Pantai Istambul Demak, Menikmati Keseruan Beragam Aktivitas Wisata Menarik

Sehingga menarik kunjungan, karena berada di lembah yang dikelilingi perbukitan rendah. 

Menurut pengelola Sendang Kun Gerit mengungkapkan, Sendang Kun Gerit tidak lepas dari cerita turun-temurun yang dikisahkan warga setempat.

Sendang ini dinamai Kun Gerit karena dulunya terdapat sepasang pohon walikukun yang berdekatan. 

Ketika tertiup angin, terdengar suara berderit karena gesekan, yang oleh masyarakat setempat disebut 'gerit.' Nama tersebut digunakan hingga kini. 

Lokasi Sendang Kun Gerit yang berada di lembah, dekat dengan sungai dan dikelilingi perbukitan kecil, menciptakan suasana sejuk dan nyaman.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Wisata Air di Pekalongan, Surga Tersembunyi untuk Penggemar Air Terjun

Sendang Kun Gerit menyediakan empat kolam pemandian yang cocok untuk berbagai usia. Kolam anak-anak memiliki kedalaman 0,4 meter dengan luas sekitar 180 meter di sisi timur. 

Ada juga kolam untuk remaja dengan kedalaman 1 meter dan luas 15 x 13 meter.

Lalu ada dua kolam dewasa berkedalaman 1,5 meter dan 2 meter, masing-masing seluas 15 x 30 meter. 

Di kolam terdalam itu lah terdapat sumber mata air alami yang terus mengalir.

Menurut pengelola, air dalam kolam-kolam tersebut mengalami sirkulasi setiap malam. 

Di samping itu, pembersihan kolam pemandian dilakukan rutin setiap sebulan sekali pada hari Jumat Pahing, yang merupakan weton dari Sendang Kun Gerit.

Bumdes yang mengelolanya melengkapi berbagai fasilitas bagi pengunjung, seperti pendopo, villa yang dapat disewa, resto, tempat berbelanja souvenir, terapi ikan, angkringan, mushola, toilet dan tempat parkir yang luas.

Pada hari biasa, pengunjung berkisar 500-1.000 orang, tapi saat akhir pekan atau liburan pengunjungnya mencapai 3.000-4.000 orang per hari.

Baca Juga: Jogja Vibes! Jadwal Event Wisata hingga Konser di Jogja November 2024: Dari Wellness Tourism hingga Konser Maliq D’Essentials di Candi Prambanan!

Untuk tiket masuk di objek wisata ini tergolong murah meriah. Tiket per orang Rp 5.000, bahkan untuk anak-anak di bawah satu tahun tanpa tiket masuk alias gratis.

Tarif parkir kendaraan pun 'normal', Rp 2.000 bagi sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Uniknya, menurut pengelola, ada sebagian orang yang mempercayai kalau air sendang disini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan awet muda.

Ada juga beberapa orang yang pernah semedi dan menempatkan sesajen di beberapa titik dekat sendang.

Tapi hal itu kembali kepada kepercayaan orang masing-masing. *** 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.