Jateng

Bentuknya Kok Mirip Rawon, Ini 5 Hal Unik dari Nasi Grombyang, Kuliner Khas Pemalang

Theo Adi Pratama | 8 Juli 2024, 21:42 WIB
Bentuknya Kok Mirip Rawon, Ini 5 Hal Unik dari Nasi Grombyang, Kuliner Khas Pemalang

JATENG.AKURAT.CO, Bentuknya Kok Mirip Rawon, Ini 5 Hal Unik dari Nasi Grombyang, Kuliner Khas Pemalang. 

Di Kawasan Pantura, tepatnya di Kota Pemalang, Asa kuliner unik yang bernama Nasi grombyang. Berikut ulasannya.

Sajian Ini Menyerupai Rawon Karena Kuahnya Berwarna Hitam Anda pasti sudah tahu tentunya bahwa Pemalang identik dengan Nasi Grombyang. 

Baca Juga: Kuliner Khas Kota Kretek, Ini 5 Warung Sate Kerbau yang Paling Maknyus di Kota Kudus, Wajib Cobain!

Jika Anda melewati Kota Pemalang, jangan lupa menyempatkan waktu untuk menikmati Nasi Grombyang yang khas dari Kota pemalang. 

Anda bisa menikmati Nasi Grombyang dengan sangat mudah. Karena para penjual Nasi Grombyang bisa Anda temukan dengan mudahnya di Kota Pemalang, terutama di jalan-jalan dekat Alun-Alun Kota Pemalang. 

Berikut 5 Keunikan Nasi Grombyang, Kuliner Khas Daerah Pantura Pemalang, Sekilas Mirip Rawon.

Baca Juga: Gak Nyangka Banget! 6 Kuliner Viral di Surabaya Ini Ternyata Bikin Kamu Ketagihan! Nyesel Bila Ga Kamu Coba!

  1. Isi Menunya Mirip Rawon 

Bahan utamanya dari Nasi Grombyang ini adalah Daging Kerbau yang diiris besar-besar, ditambah menu kaldunya yang terbuat dari kluwak, serundeng, serta dari lemak daging kerbau sendiri. 

Hal tersebut lah yang membedakan Nasi Grombyang dengan soto-soto daging pada umumnya. Sekilas rupanya mirip dengan Rawon tetapi isinya berbeda.

  1. Asal Usul Nama Nasi Grombyang

Dalam bahasa Pemalang, Grombyang berarti mengapung di permukaan atau bergoyang-goyang. 

Mengapa Nasi Grombyang itu identik dengan bergoyang- goyang. Dalam penyajian Nasi Grombyang ini komposisi antara kuah Grombyang dengan nasinya, lebih banyak kuah daripada nasinya. 

Sehingga nasinya dapat mengapung dan bergoyang-goyang di antara kuah Grombyangnya. Nama Grombyang ini tidak bisa didapati di kota-kota lain, sehingga nama Grombyang sangat ikonik dan unik.

  1. Menu Warisan Turun Temurun Nenek Moyang

Menu Nasi Grombyang Pemalang merupakan resep para orang tua dari para penjual Nasi Grombyang yang diwariskan secara turun temurun. 

Pada tahun 1960-an, konon para orang-orang tua mereka berjualan keliling dan ketika sampai jantung perkotaan sekitar alun-alun Pemalang dan Stasiun Kereta Api Pemalang

Tepatnya di Pelutan Pemalang yang sampai sekarang laris manis dipadati oleh pembeli baik dari wisatawan domestik maupun dari wisatawan di luar kota Pemalang.

  1. Menu Pelengkap Makan Nasi Grombyang 

Sebagian besar warga Pemalang terkenal lebih menyukai memakan daging kerbau daripada daging sapi, maka menu pendukungnya pun adalah Sate Daging Kerbau. 

Kalau Anda penyuka daging sapi, ketika berkunjung dan berkuliner ria di Warung Makan Nasi Grombyang ingin makan daging sapi memang akan sedikit kesulitan. 

Hal inilah yang membedakan kuliner khas Pemalang dengan kota-kota lain di Indonesia apalagi Jawa Tengah.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Unik Wajib Merapat! Rasakan Kelezatan Nasi Penggel Khas Kebumen, Berikut 3 Rekomendasi Lokasi Buat Menikmati Kuliner Pagi Ini

  1. Keunikan Nama dari Para Penjualnya 

Di kalangan warga Pemalang, ada keunikan 3 nama penjual Nasi Grombyang Legendaris Pemalang yang sudah menjadi ciri khas,

Yaitu Warso, Waridin dan Toli. Tiga nama inilah yang sudah melekat dengan branded Nasi Grombyang Khas Pemalang.

Sehingga jika disambungkan menjadi Nasi Grombyang Pak Warso, Nasi Grombyang Pak Waridin dan Nasi Grombyang Pak Toli.

Itulah ulasan tentang 5 Keunikan Nasi Grombyang, Kuliner Khas Daerah Pantura Pemalang, Sekilas Mirip Rawon. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.