Jateng

Sejarah Asal Usul Es Kapal, Minuman Jadul Khas Kota Solo yang Sudah Eksis Sejak 1950

Theo Adi Pratama | 8 Juli 2024, 20:30 WIB
Sejarah Asal Usul Es Kapal, Minuman Jadul Khas Kota Solo yang Sudah Eksis Sejak 1950

JATENG.AKURAT.CO, Sejarah Asal Usul Es Kapal, Minuman Jadul Khas Kota Solo yang Sudah Eksis Sejak 1950.

Ada minuman legendaris nan unik yang hanya ada di Kota Solo, namanya Es Kapal, bagaimana asal usulnya, yuk simak ulasannya.

Kota Solo, Jawa Tengah, selain terkenal dengan kota budaya juga banyak dijumpai makanan dan minuman tradisional yang menggugah selera.

Baca Juga: Kuliner Khas Kota Kretek, Ini 5 Warung Sate Kerbau yang Paling Maknyus di Kota Kudus, Wajib Cobain!

Solo memiliki minuman khas yang biasa disebut es kapal. Termasuk ke dalam deretan kuliner legendaris, es kapal kini mulai langka.

Dikutip dari buku Kuliner Tradisional Solo karya Dawud Achroni, minuman tersebut diketahui sudah populer di kalangan masyarakat Solo sejak tahun 1950. 

Pemberian nama 'es kapal' diambil dari bentuk gerobak yang digunakan. Para penjual es kapal memang menggunakan gerobak yang sedikit berbeda dengan gerobak umumnya.

Gerobak yang digunakan para penjual es kapal berbentuk lancip di salah satu sisinya, sehingga bentuknya menyerupai kapal. 

Meski memiliki bentuk yang unik, sebenarnya tidak ada makna khusus di balik bentuk gerobak es kapal.

Baca Juga: Gak Nyangka Banget! 6 Kuliner Viral di Surabaya Ini Ternyata Bikin Kamu Ketagihan! Nyesel Bila Ga Kamu Coba!

Keunikan gerobak ini difungsikan sebagai salah satu cara menarik perhatian pembeli. 

Es kapal ini dibuat dari campuran es parut, santan, dan sirup cokelat yang dibuat dari gula jawa.

Es dengan campuran roti tawar ini memiliki cita rasa yang menyegarkan, manis, sekaligus gurih.

Dalam penyajiannya, es kapal ini juga dilengkapi dengan sepotong roti tawar dan dimakan dengan cara dicelupkan ke dalam es tersebut.

Penjual Es Kapal bisa anda mudah temui di kawasan sisi Barat Stadion Sriwedari, tepatnya di Jalan Bhayangkara Nomor 5 Sriwedari, Kecamatan Laweyan.

Es kapal di kawasan Stadion Sriwedari ini mulai buka pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. 

Baca Juga: Pecinta Kuliner Unik Wajib Merapat! Rasakan Kelezatan Nasi Penggel Khas Kebumen, Berikut 3 Rekomendasi Lokasi Buat Menikmati Kuliner Pagi Ini

Saat ini, minuman Solo ini memang tergolong langka. Namun, beberapa tempat di Solo ada yang masih menjual es ini dengan harga sangat terjangkau, yakni hanya Rp5.000 - Rp7,000 - per gelasnya.

Jadi kalau anda sedang mampir ke Kota Solo, cobalah juga mencicipi segarnya Es Kapal ini. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.