Jateng

Teori One Piece: 5 Ras Langka yang Pernah Menjadi Sekutu Joy Boy Pada Masa Abad Kekosongan

Afri Rismoko | 5 Agustus 2024, 11:36 WIB
Teori One Piece: 5 Ras Langka yang Pernah Menjadi Sekutu Joy Boy Pada Masa Abad Kekosongan

AKURAT.CO JATENG - Teori One Piece: 5 Ras Langka yang Pernah Menjadi Sekutu Joy Boy Pada Masa Abad Kekosongan. 

Cerita One Piece menyajikan sebuah kisah masa lalu yang masih misterius, yakni Abad Kekosongan atau Void Century.

Pada masa ini, ada sebuah kejadian besar yang ditutupi oleh Pemerintah Dunia (World Government) agar dunia tidak bergejolak.

Baca Juga: One Piece: 5 Ras Unik yang Diduga Pernah Membantu Joy Boy Pada Masa Perang Void Century

Namun Dr. Vegapunk sudah mengungkap kalau pada masa Void Century terjadi perang besar antara Kubu Joy Boy melawan 20 Aliansi Kerajaaan.

Nah, pada masa itu diduga ada ras-ras unik di dunia One Piece yang membantu Joy Boy dalam perang besar itu.

5 Ras Unik yang Diduga Pernah Membantu Joy Boy Pada Masa Abad Kekosongan 

  1. Ras Lunarian

Ras Lunarian adalah sekelompok manusia unik yang memiliki wujud manusia dengan sayap dan api di punggungnya, mereka juga memiliki warna kulit yang lebih cokelat.

Lunarian tinggal di atas Red Line pada masa lalu, dikabarkan kalau mereka sekarang hampir punah.

Satu-satunya Ras Lunarian yang tersisa adalah Alber alias King, yang saat ini menjadi anak buah Kaido.

Baca Juga: Teori One Piece Chapter 1122: Joy Boy Adalah Bajak Laut Bermata Satu yang Pernah disebut Eiichiro Oda?

Ras Lunarian juga menantikan kedatangan sosok Joy Boy. Ada kemungkinan mereka pernah membantu Joy Boy di masa lalu.

  1. Ras Buccaneer

Ras Buccaneer adalah kelompok manusia dengan tubuh besar dan kuat lebih dari manusia normal.

Pada masa lalu Ras Buccaneer adalah sekutu dekat Joy Boy. Mereka juga percaya dengan mitologi Dewa Nika, sebagai sosok penolong mereka.

Entah karena dosa apa, Ras Buccaneer malah diburu oleh Pemerintah Dunia dan dijadikan budak Tenryuubito.

  1. Ras Manusia Ikan

Ras Manusia Ikan adalah ras unik yang tinggal di bawah lautan. Mereka berkumpul di Kerajaan Manusia Ikan di Fishman Island.

Raja mereka adalah Neptune. Ras ini juga ada yang tinggal di atas permukaan laut dan menjadi bajak laut.

Berdasarkan sejarah di Poneglyph. Joy Boy memiliki janji kepada Ras Manusia Ikan, dia berjanji akan membawa Manusia Ikan tinggal bersama manusia lain di daratan.

Sayangnya, Joy Boy melaksanakan janjinya, karena itu Ras Manusia Ikan justru mendapatkan perlakuan diskriminatif oleh Pemerintah Dunia.

Baca Juga: Terungkap di One Piece Chapter 1122: Coby Justru Ingin Menghalangi Impian Luffy Menjadi Raja Bajak Laut

  1. Ras Manusia Raksasa

Ras Manusia Raksasa berasal dari Elbaf. Mereka adalah manusia berukuran besar dan suka sekali bertempur.

Ras Manusia Raksasa juga percaya akan kedatangan Dewa Nika. Mereka menganggap Nika adalah Dewa Matahari.

Mereka juga memiliki usia yang cukup panjang, hingga ratusan tahun. Kemungkinan mereka di masa lalu juga pernah bertempur bersama Joy Boy.

Ras Raksasa sekarang, yakni Dorry dan Brogy membantu Luffy dalam pertempuran melawan Gorosei di Egghead. 

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1122: Akhirnya Joy Boy Menampakan Wujud Aslinya Setelah 800 Tahun Menghilang

  1. Ras Mata Tiga

Ras Mata Tiga adalah jenis ras manusia yang memiliki mata tiga. Mata ketiganya ada di dahinya.

Ras Mata Tiga yang kita ketahui saat ini adalah Charlotte Pudding, salah satu anak Big Mom.

Ras Ini sangat istimewa, sampai-sampai jadi incaran Pemerintah Dunia. Bahkan saat ini Pudding sedang diculik oleh Kru Kurohige.

Konon pada masa lalu, Ras Mata Tiga terlibat hubungan baik dengan Joy Boy sehingga mereka dimusuhi oleh banyak pihak. 

Disclaimer: info diatas adalah teori fans dan bersifat hanya hiburan semata. Untuk cerita asli versi Eiichiro Oda, kami sarankan kamu tetap mengikuti serial One Piece di berbagai platform resmi. 

Simak terus teori dan fakta menarik lainnya tentang dunia One Piece hanya di Akurat Jateng. *** 





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A