Jateng

Meski Masuk Daftar Produk yang Diboikot, Nyatanya Starbucks Bisa Bangkit dengan Penerapan Strategi Marketing Ini

Theo Adi Pratama | 23 November 2023, 11:39 WIB
Meski Masuk Daftar Produk yang Diboikot, Nyatanya Starbucks Bisa Bangkit dengan Penerapan Strategi Marketing Ini

AKURAT.CO, Apakah Anda tahu Starbucks? Salah satu merek minuman kopi yang terkenal dan punya nama besar ini ternyata masuk dalam salah satu list produk yang diminta diboikot.

Tetapi meski memang gencar-genacranya pemboikotan itu, ternyata Starbucks masih tetap eksis sampai saat ini dan bahkan tidak terlalu terpengaruh terhadap isu-isu boikot itu walau memang dirasakan aksi tersebut juga sedikit demi sedikit berhasil mengurangi pelanggan dari Starbucks.

Namun faktanya Starbucks sampai sekarang masih bisa bangkit dengan menarik pelanggan kembali dengan metode marketing yang bisa dikatakan unik.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Cafe Instagramable yang Berlokasi di Trawas Mojokerto, Bisa Menikmati Nuansa Alam

Melansir dari Hops.id, salah satu strategi utama Starbucks buat menarik pelanggan buat datang kembali adalah menciptakan koneksi emosional melalui pelayanan pelanggan.

Dengan menyajikan pelayanan yang ramah dan personal, Starbucks membuat pelanggan merasa istimewa dengan menanyakan nama mereka saat pemesanan.

Koneksi ini memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar minum kopi, menciptakan hubungan yang lebih dalam antara pelanggan dan merek.

Baca Juga: Evakuasi Berhasil: Endro Prasetyo Selamat dari Kecelakaan di Jalan Yogyakarta-Magelang

Pentingnya pelayanan yang baik juga merupakan kunci kesuksesan Starbucks.

Trik yang sampai sekarang dianggap berhasil adalah kesalahan dalam penulisan nama pelanggan.

Dan sepertinya memang oleh Starbucks strategi ini memang sengaja dilakukan.

Baca Juga: Ini Strategi Ganjar Pranowo untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Pencegahan Stunting

Saat pelanggan mendapatkan paper cup dengan nama yang salah tulis, biasanya mereka akan menganggapnya sebagai lelucon yang menarik.

Tak jarang kemudian pemilik minuman ini mengunggah foto paper cup ke berbagai media sosial mereka seperti Instagram, Facebook dan juga Twitter.

Jadi dengan menerapkan strategi marketing unik ini secara tidak langsung Starbucks ingin membangun koneksi yang kuat dengan pelanggan-pelanggan setia mereka serta menarik pelanggan baru untuk bisa mencoba menu-menu Starbucks.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.