Speedometer Motor Harus Sering Diganti? Ternyata Ini Faktanya

JATENG.AKURAT.CO, Speedometer adalah komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi menampilkan kecepatan, jarak tempuh, dan berbagai indikator lainnya.
Tanpa speedometer yang berfungsi dengan baik, pengendara akan kesulitan mengukur laju kendaraan dan mematuhi batas kecepatan.
Sayangnya, masih banyak pemilik motor yang bertanya-tanya: apakah speedometer harus sering diganti? Jawabannya tidak selalu.
Dalam banyak kasus, speedometer yang bermasalah justru masih bisa diservis dan diperbaiki, tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli unit baru.
Menurut spesialis speedometer, lebih dari 80 persen kasus kerusakan masih bisa ditangani dengan servis.
Namun, ada kondisi tertentu di mana penggantian baru menjadi langkah yang lebih masuk akal. Berikut penjelasan lengkapnya.
Tanda-Tanda Speedometer Mulai Rusak
Sebelum memutuskan untuk mengganti speedometer, penting untuk mengenali gejalanya.
Ciri pertama adalah jarum bergetar atau bergerak tidak semestinya. Hal ini biasanya terjadi karena kerusakan bagian dalam speedometer atau instalasi jarum yang kurang kencang.
Ciri kedua, jarum tidak bergerak sama sekali meskipun motor sedang melaju. Ini umumnya terjadi karena jarum tidak terhubung dengan kabel atau sensor yang ada di roda.
Ciri ketiga, jarum tidak menunjukkan kecepatan yang tepat. Misalnya, motor sudah terasa melaju 80 km/jam, tetapi jarum masih di angka 40 km/jam.
Jika tanda-tanda ini muncul, segera bawa ke bengkel spesialis untuk diperiksa.
Penyebab Speedometer Rusak
Kerusakan speedometer bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Pada motor dengan speedometer analog, penyebab umumnya adalah kabel speedometer yang mau putus atau gigi nanas (gearbox) yang sudah kotor atau aus.
Gigi nanas yang letaknya di roda depan ini sering luput dari perawatan, sehingga lebih cepat aus.
Selain itu, air yang masuk ke dalam panel juga bisa menyebabkan kerusakan, terutama pada speedometer digital.
Air hujan atau air bekas cuci motor yang masuk dapat membuat panel LCD blank atau bahkan merusak papan sirkuit.
Faktor usia juga berperan, di mana mika speedometer bisa retak atau buram setelah lima tahun pemakaian.
Kapan Servis Adalah Pilihan Tepat?
Dalam mayoritas kasus, servis adalah langkah yang lebih bijak. Menurut SPD Speedometer, servis adalah pilihan paling cerdas jika kerusakan hanya pada komponen spesifik seperti layar sunburn, jarum macet, atau mati total karena jalur putus.
Artinya, PCB speedometer masih sehat dan tidak perlu dibuang seluruhnya.
Servis juga menjadi pilihan tepat jika anggaran menjadi pertimbangan utama, karena biayanya hanya sekitar 20-40 persen dari harga unit baru.
Selain itu, jika Anda ingin mempertahankan keaslian kendaraan, servis memungkinkan angka odometer asli tetap terjaga.
Kerusakan ringan seperti kabel putus di area komstir atau soket kendor juga bisa diperbaiki tanpa mengganti unit.
Kapan Harus Beli Baru?
Meskipun servis sering menjadi solusi, ada kondisi di mana penggantian baru lebih masuk akal.
Kerusakan fisik yang parah seperti speedometer hancur, retak parah, atau pecah berkeping-keping akibat kecelakaan membuat biaya perbaikan menjadi tidak ekonomis.
Gagal servis berkali-kali di tempat yang tidak berpengalaman juga bisa menjadi pertimbangan.
Jika jalur sirkuit sudah rusak parah atau komponen hilang, memulai dengan unit baru bisa jadi lebih damai.
Selain itu, jika Anda ingin upgrade total ke model yang lebih canggih seperti speedometer digital dengan fitur RPM, suhu mesin, dan tegangan baterai, membeli unit baru adalah pilihan yang masuk akal.
Biaya Servis dan Ganti Baru
Sebagai gambaran, biaya servis speedometer jauh lebih terjangkau dibandingkan membeli unit baru.
Ganti panel indikator baru asli pabrikan bisa mencapai Rp1,5 jutaan.
Sementara itu, biaya servis untuk mengganti papan PCB sekitar Rp350 ribu, ganti LCD Rp300 ribu, dan biaya jasa Rp150 ribu.
Untuk kerusakan ringan seperti mika yang retak, Anda tidak perlu mengganti satu set speedometer.
Cukup ganti bagian mikanya saja, yang harganya bisa sangat murah, misalnya Rp23.500 untuk Honda Scoopy 2017.
Dengan selisih biaya yang signifikan, jelas bahwa servis adalah pilihan yang lebih hemat dalam banyak kasus.
Tips Merawat Speedometer agar Awet
Agar speedometer tidak sering bermasalah, lakukan perawatan rutin. Bersihkan gigi nanas setiap setengah tahun dengan mengolesi gemuk secukupnya agar tidak cepat aus dan seret saat berputar.
Hindari parkir di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama karena panas berlebih bisa membuat mika retak dan komponen di dalamnya cepat rusak.
Pastikan kabel speedometer tidak tertekuk atau terjepit karena bisa menyebabkan jarum tidak stabil.
Jika motor sering terkena hujan, periksa apakah ada air yang masuk ke panel dan segera keringkan.
Lakukan pengecekan rutin agar kerusakan dini bisa terdeteksi sebelum parah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persijap vs Persib Disorot, Ini Catatan 2 Laga yang Dipimpin Erfan Efendi
- 2Prediksi Skor Persebaya vs Garudayaksa FC; Lawan Bawa Amunisi Baru, Bajol Ijo Wajib Waspada
- 3Prediksi Skor Persipura vs Kendal Tornado FC: Mutiara Hitam Dibayangi Rekor Buruk
- 4Prediksi Skor Dewa United vs PSS Sleman: Super Elang Jawa Memburu Kemenangan Perdana
- 5SKOR Hasil Akhir De Red FC vs RANS Nusantara: Drama 6 Gol, Kemenangan Tuan Rumah Buyar di Depan Mata
- 6Jadwal Sepak Bola Hari Ini Jumat 18 September 2026 dan Sabtu Dini Hari, Ada 8 Laga Menarik
- 7Hasil SKOR Akhir PSPS Riau vs Persiraja: Tuan Rumah Menang 2-1, Misi Bangkit Berhasil
- 8Dugaan Penganiayaan Advokat di Cafe Jl Veteran Semarang Naik ke Penyidikan, Komisi III DPR RI Akan Memantau
- 9Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri: Derby Jatim Sarat Gengsi di Kanjuruhan
- 10Polemik Pakuwon Mall Gombel Lama Bergulir, Wali Kota Semarang Didesak Bertanggung Jawab





