Jateng

Menggali Lebih Dalam: Profesi Business Development dalam Pengembangan Bisnis

Theo Adi Pratama | 6 Desember 2023, 07:00 WIB
Menggali Lebih Dalam: Profesi Business Development dalam Pengembangan Bisnis

AKURAT.CO, Profesi business development, atau yang sering disingkat sebagai biz dev atau BD, telah menjadi perbincangan yang tak asing di dunia kerja.

Muncul secara konsisten dalam berbagai situs lowongan pekerjaan, posisi ini menandakan keberlanjutan dan kebutuhan yang terus-menerus oleh perusahaan.

Namun, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan profesi ini? Apa saja tugas dan tanggung jawabnya? Dan, keterampilan apa yang diperlukan untuk berhasil di dalamnya? Mari kita kupas tuntas topik ini.

Baca Juga: Optimalkan Produktivitas dengan Metode Timeboxing: Manajemen Waktu yang Efektif

Apa Itu Business Development?

Pada dasarnya, business development merupakan serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk mengembangkan bisnis, terutama dari segi produk atau layanan, strategi pemasaran, relasi bisnis, dan pendapatan.

Aktivitas ini dianggap sebagai sebuah profesi karena dilakukan secara terorganisir oleh sekelompok orang yang berfokus pada pertumbuhan bisnis perusahaan.

Tujuan Utama Business Development

Divisi Business Development dalam suatu perusahaan tidak hadir tanpa alasan.

Keberadaannya sangat penting untuk mencapai kesuksesan dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Baca Juga: Tampil Profesional dalam Wawancara Kerja Daring: 7 Tips Berbusana bagi Wanita Karir

Beberapa tujuan utama dari business development antara lain:

  1. Mengidentifikasi Peluang Baru: Meskipun perusahaan mungkin sudah menawarkan produk atau layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan, business development bertujuan untuk terus mencari peluang baru. Identifikasi peluang ini membantu perusahaan meningkatkan penjualan dan keuntungan.

  2. Memasuki Pasar Baru dan Memperluas Produk atau Layanan: Bisnis yang berkembang tidak hanya bertumpu pada pasar dan produk yang sudah ada. Business development bekerja untuk memasuki pasar baru dan memperluas portofolio produk atau layanan agar perusahaan dapat memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi.

  3. Bersaing dengan Kompetitor: Untuk tetap relevan di pasar yang kompetitif, perusahaan perlu memiliki strategi yang mampu bersaing. Business development membantu perusahaan menjaga pangsa pasar dan meningkatkan profitabilitas dengan berbagai cara, termasuk penentuan harga, kualitas produk, dan layanan pelanggan.

  4. Meningkatkan Layanan Pelanggan: Sebuah perusahaan yang mampu memberikan layanan pelanggan yang unggul memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menarik pelanggan baru. Business development berfokus pada peningkatan kualitas layanan pelanggan untuk memastikan kepuasan dan kesetiaan pelanggan.

Perbedaan antara Business Development dan Sales

Banyak yang keliru menganggap bahwa business development, sales, dan marketing adalah hal yang sama.

Namun, sebenarnya, ketiga profesi ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Baca Juga: Menghadapi Era Digital: Tips dan Strategi untuk Pengusaha Sukses di Indonesia

Business development biasanya berada pada posisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sales dan marketing.

Tim business development bertanggung jawab merancang strategi pengembangan bisnis, seperti mengembangkan produk dan target pemasaran baru, sementara tim sales dan marketing bertanggung jawab menjalankan strategi tersebut.

Fungsi, Tugas, dan Tanggung Jawab Business Development

Tim business development memiliki berbagai tugas dan tanggung jawab, termasuk:

  • Analisis dan Riset Pasar: Melakukan penelitian untuk memahami pasar, persaingan, dan tren bisnis.
  • Mencari Peluang Bisnis Baru: Mengidentifikasi peluang pertumbuhan baru dan mengembangkan strategi untuk merealisasikannya.
  • Memasuki Pasar Baru dan Memperluas Produk atau Layanan: Menjajaki pasar baru untuk menghadirkan produk atau layanan perusahaan.
  • Mengelola Hubungan Pelanggan: Membina hubungan baik dengan pelanggan lama dan baru.
  • Koordinasi dengan Tim Lain: Berkolaborasi dengan departemen lain untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar.
  • Merencanakan dan Mempresentasikan Strategi Bisnis: Menyusun dan menyajikan rencana pengembangan bisnis jangka pendek, menengah, dan panjang.

Skill Wajib yang Dibutuhkan dalam Business Development

Berikut adalah beberapa keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang business development:

Baca Juga: Menaklukkan Tantangan Baru: Panduan Lengkap untuk Career Switch di Era Modern

  1. Mengelola Motivasi dan Emosi: Kemampuan mengelola tekanan target dan deadline yang tinggi.
  2. Keterampilan Manajemen: Kemampuan mengelola tim dan sumber daya dengan efisien.
  3. Keterampilan Komunikasi: Kemampuan berkomunikasi dengan baik dalam tim dan dengan pelanggan.
  4. Pemahaman Dasar Marketing: Pengetahuan tentang konsep dasar pemasaran, segmentasi, targeting, dan positioning.
  5. Keterampilan Negosiasi: Kemampuan bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
  6. Analisis Data: Kemampuan menganalisis data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
  7. Kemampuan Beradaptasi: Fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar dan bisnis.

Jenjang Karir dan Deskripsi Pekerjaan

Profesi business development menawarkan jenjang karir yang menarik. Berikut adalah beberapa posisi dalam jenjang karir business development:

  1. Bizdev Representative: Posisi awal yang bertanggung jawab untuk mengenalkan dan menawarkan produk atau layanan kepada calon pembeli.
  2. Business Developer: Bertanggung jawab untuk menjalin hubungan dengan pelanggan dan mitra bisnis, serta berkoordinasi dengan tim sales.
  3. Business Development Manager: Memiliki tanggung jawab manajerial dalam menetapkan tujuan pertumbuhan bisnis, mengembangkan rencana aksi, dan melacak prospek.
  4. Business Development Director: Posisi tertinggi dalam jenjang karir, bertanggung jawab untuk menentukan arah dan target pengembangan bisnis jangka panjang.

Baca Juga: Membangun Karir di Era Teknologi Mutakhir: 5 Kompetensi Digital dan Soft Skills yang Perlu Dikuasai di 2024

Jurusan Terkait dalam Business Development

Meskipun tidak ada batasan jurusan khusus untuk menjadi business development, beberapa jurusan yang relevan meliputi:

  • Manajemen
  • Teknik Industri
  • Akuntansi
  • Ekonomi

Namun, yang terpenting adalah memiliki pemahaman dan pengalaman yang cukup dalam bidang bisnis.

Sehingga, siapa pun dapat menjadi seorang business development asalkan memiliki kompetensi dan minat yang sesuai.

Profesi business development bukan hanya sebuah tren dalam dunia kerja, tetapi juga mencerminkan esensi dari pertumbuhan dan kesuksesan sebuah perusahaan.

Dengan menggabungkan keterampilan manajerial, analitis, dan komunikasi, seorang business development dapat memainkan peran penting dalam membentuk arah perjalanan sebuah bisnis.

Dalam dunia yang terus berkembang, keberadaan sosok business development menjadi kunci untuk menjawab tantangan dan menggali peluang baru menuju masa depan yang lebih cerah.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.