Berikut 4 Tips Meredam Emosi Saat Berada di Depan Atasan

AKURAT.CO - Jujur saja, siapapun pasti tak ingin dimarahi bos karena hal sepele di kantor.
Sayangnya, hal sepele tersebut yang paling sering diabaikan sehingga amarah bos pun tak bisa dibendung.
Selain malu, terkadang emosi juga muncul karena perkataan yang mungkin kurang enak didengar.
Membiarkan diri sendiri diselimuti emosi tentu tidak baik, apalagi kalau sampai melawan atasan.
Perjalanan karir mungkin akan berhenti pada hari itu juga.
Berikut ini beberapa tips supaya bisa menahan emosi dihadapan atasan:
Cari dulu penyebabnya
Atasan tak mungkin marah secara tiba-tiba alias tanpa alasan.
Kenali penyebabnya agar kamu dapat mencari jalan keluar, sehingga emosi atasan redam secara perlahan.
Selama bos masih marah-marah, sebaiknya dengarkan saja ia.
Cari penyebabnya setelah ia selesai berbicara agar kamu tak disangka membangkang.
Terkadang, amarah atasan tak melulu karena dia benci kepadamu.
Baca Juga: Ganjar Diserbu Lautan Manusia saat Perpisahan
Jangan meninggikan suara
Menjawab atasan dengan suara tinggi tak ada gunanya, lho!
Sikapmu ini justru membuat masalah bertambah rumit, sehingga solusinya tak kunjung ketemu.
Apa salahnya bicarakan dengan kepala dingin, sehingga suasana di ruangan jauh dari kata menegangkan.
Seemosi apapun kamu kepada atasan, beliau tetap atasan yang harus dihormati.
Apalagi kalau umurnya lebih tua dan kamu terbukti bersalah.
Baca Juga: Identix Coffee Buka Cabang Thematic Banking Cafe di Unnes
Mintalah solusi senior
Tentu menyebalkan kalau kamu sudah dimarahi padahal status masih karyawan baru.
Logikanya, apakah yang diketahui karyawan baru? Ilmunya pasti belum seberapa karena masih butuh waktu untuk melakukan penyesuaian.
Tak perlu emosi akan hal ini. Lebih baik datangilah salah satu meja senior yang mengayomi, lalu minta waktu untuk berbicara empat mata saat jam makan siang.
Pada saat itu, kamu bisa minta solusi agar selanjutnya bisa memperbaiki diri.
Baca Juga: Tangis Ganjar Pecah Saat Pamitan ke Warga
Bela diri secara profesional
Jika atasan mulai menyalahkan kamu, tak ada salahnya untuk membela diri dengan cara yang wajar.
Misalnya saat terlambat mengumpulkan deadline, kamu bisa jelaskan kalau penyebabnya karena ada kerjaan mendadak yang dilimpahkan kepadamu.
Mungkin atasan yang melimpahkannya, tapi ia lupa karena banyak hal yang harus diurusnya di luar sana.
Kamu bisa ingatkan, sehingga amarahnya berubah menjadi kata “maaf”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini





