Jateng

Berikut 4 Tips Meredam Emosi Saat Berada di Depan Atasan

Theo Adi Pratama | 6 September 2023, 10:00 WIB
Berikut 4 Tips Meredam Emosi Saat Berada di Depan Atasan

AKURAT.CO - Jujur saja, siapapun pasti tak ingin dimarahi bos karena hal sepele di kantor.

Sayangnya, hal sepele tersebut yang paling sering diabaikan sehingga amarah bos pun tak bisa dibendung.

Selain malu, terkadang emosi juga muncul karena perkataan yang mungkin kurang enak didengar. 

Membiarkan diri sendiri diselimuti emosi tentu tidak baik, apalagi kalau sampai melawan atasan.

Perjalanan karir mungkin akan berhenti pada hari itu juga.

Berikut ini beberapa tips supaya bisa menahan emosi dihadapan atasan:

Baca Juga: Karangan Bunga Perpisahan Ganjar Sepanjang Jalan Pahlawan, Ada yang Bikin Ketawa dan Sampai Keluar Air Mata

Cari dulu penyebabnya

Atasan tak mungkin marah secara tiba-tiba alias tanpa alasan.

Kenali penyebabnya agar kamu dapat mencari jalan keluar, sehingga emosi atasan redam secara perlahan. 

Selama bos masih marah-marah, sebaiknya dengarkan saja ia.

Cari penyebabnya setelah ia selesai berbicara agar kamu tak disangka membangkang. 

Terkadang, amarah atasan tak melulu karena dia benci kepadamu.

Baca Juga: Ganjar Diserbu Lautan Manusia saat Perpisahan

Jangan meninggikan suara

Menjawab atasan dengan suara tinggi tak ada gunanya, lho!

Sikapmu ini justru membuat masalah bertambah rumit, sehingga solusinya tak kunjung ketemu.

Apa salahnya bicarakan dengan kepala dingin, sehingga suasana di ruangan jauh dari kata menegangkan.

Seemosi apapun kamu kepada atasan, beliau tetap atasan yang harus dihormati.

Apalagi kalau umurnya lebih tua dan kamu terbukti bersalah.

Baca Juga: Identix Coffee Buka Cabang Thematic Banking Cafe di Unnes

Mintalah solusi senior

Tentu menyebalkan kalau kamu sudah dimarahi padahal status masih karyawan baru.

Logikanya, apakah yang diketahui karyawan baru? Ilmunya pasti belum seberapa karena masih butuh waktu untuk melakukan penyesuaian.

Tak perlu emosi akan hal ini. Lebih baik datangilah salah satu meja senior yang mengayomi, lalu minta waktu untuk berbicara empat mata saat jam makan siang.

Pada saat itu, kamu bisa minta solusi agar selanjutnya bisa memperbaiki diri.

Baca Juga: Tangis Ganjar Pecah Saat Pamitan ke Warga

Bela diri secara profesional

Jika atasan mulai menyalahkan kamu, tak ada salahnya untuk membela diri dengan cara yang wajar.

Misalnya saat terlambat mengumpulkan deadline, kamu bisa jelaskan kalau penyebabnya karena ada kerjaan mendadak yang dilimpahkan kepadamu.

Mungkin atasan yang melimpahkannya, tapi ia lupa karena banyak hal yang harus diurusnya di luar sana.

Kamu bisa ingatkan, sehingga amarahnya berubah menjadi kata “maaf”.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.