Jateng

Kastil Leap Bukan Cuma Angker, Tapi Juga Rumah bagi Entitas yang Tidak Bisa Dijelaskan

Theo Adi Pratama | 27 Oktober 2026, 23:30 WIB
Kastil Leap Bukan Cuma Angker, Tapi Juga Rumah bagi Entitas yang Tidak Bisa Dijelaskan
Kastil Leap, Irlandia

JATENG.AKURAT.CO, Kastil Leap di County Offaly, Irlandia, bukan sekadar reruntuhan tua yang angker, melainkan rumah bagi salah satu entitas paling mengerikan dalam cerita rakyat Eropa: sosok yang hanya dikenal sebagai “The Elemental”, makhluk abu-abu seukuran domba dengan bau busuk yang bisa membuat siapa pun yang mendekatinya jatuh sakit.

Bayangkan mengetuk pintu kayu raksasa sebuah kastil abad ke-16. Yang membukakan bukan hantu, melainkan Sean Ryan, pemilik dan penghuni Kastil Leap sejak 1994. Ia menyambut tamu dengan hangat, memakai topi dan sweter wol, lalu mempersilakan duduk di kursi yang tidak berpasangan di depan perapian yang menyala. Suasananya nyaman, hampir seperti rumah nenek di desa. Tapi begitu cerita dimulai, hangatnya api perapian kalah oleh dingin yang merambat di punggung.

Kastil ini dibangun pada awal abad ke-16 oleh klan O'Carroll yang dikenal kejam, di atas lahan yang konon dulunya merupakan situs druid kuno. Sejarahnya bukan tentang romansa bangsawan, melainkan tentang pembantaian, kematian tragis, dan penyiksaan yang mengerikan.

Bloody Chapel: tempat saudara membunuh saudara

Di lantai atas menara, ada ruangan batu kosong yang disebut Bloody Chapel. Di sinilah, menurut cerita yang diwariskan turun-temurun, seorang pria O'Carroll membunuh saudara kandungnya sendiri saat sang saudara sedang memimpin misa di altar. Darah mengalir di lantai batu yang sekarang menjadi saksi bisu.

Sean menyerahkan senter dan mengajak tamu menaiki tangga batu berkelok yang gelap menuju kapel itu. Pintu berderit, langkah kaki bergema, dan begitu sampai di atas, udara terasa berbeda. Tidak ada yang tahu pasti apakah itu hanya sugesti atau sesuatu yang lain.

Oubliette: sumur kematian yang tersembunyi di balik dinding

Di balik dinding kapel, ada ruang rahasia yang selama berabad-abad tertutup. Namanya oubliette—sumur penjara tempat tahanan dan pengkhianat dilempar ke bawah, ke dasar yang dipenuhi pancang besi tajam.

Pada awal abad ke-20, saat restorasi, dinding itu dibongkar dan isi sumur terungkap: tiga gerobak penuh kerangka manusia. Diperkirakan lebih dari 150 orang pernah dilempar ke sana. Sebuah jam saku abad ke-19 juga ditemukan di antara tulang-tulang, menunjukkan bahwa praktik ini mungkin berlangsung lebih lama dari yang dibayangkan.

The Elemental: entitas yang baunya membuat orang pingsan

Dari semua yang menghuni Kastil Leap, The Elemental adalah yang paling sulit dijelaskan. Mildred Darby, anggota keluarga Darby yang tinggal di kastil pada awal abad ke-20, adalah orang yang pertama kali mendokumentasikan pertemuannya. Ia menyebutnya sebagai makhluk “abu-abu, seukuran domba, dengan wajah yang tidak seperti apa pun dalam cerita rakyat Irlandia”.

Yang membuat The Elemental berbeda dari hantu biasa adalah baunya. Konon, kehadirannya didahului oleh aroma busuk yang menyengat, seperti bangkai yang membusuk, dan orang-orang yang mendekatinya bisa merasa lemas secara fisik.

Sean Ryan adalah orang yang paling berhati-hati ketika membicarakan The Elemental. “Bau mengerikan dari apa yang disebut ‘elemental’ tampaknya menjadi satu-satunya kehadiran jahat yang Sean sebutkan dengan hati-hati dalam suaranya,” tulis Ireland.com. Ia menduga makhluk ini adalah hasil dari praktik okultisme keluarga Darby, atau manifestasi dari berabad-abad kematian brutal di tanah itu.

Red Lady dan anak-anak yang tak pernah berhenti bermain

Selain The Elemental, ada juga Red Lady. Sosok perempuan tinggi yang mengenakan gaun merah dan membawa belati di tangannya. Ia dikatakan menjelajahi lorong-lorong kastil dengan tatapan penuh kebencian. Konon, ia adalah seorang wanita yang ditangkap dan diperkosa oleh seorang O'Carroll, lalu dibiarkan mati dalam penderitaan.

Ada juga dua gadis kecil, Emily dan Charlotte. Mereka dikatakan masih terlihat naik-turun tangga spiral di kastil. Emily konon meninggal setelah jatuh dari tembok tinggi menara, dan Charlotte menyusul dalam kesedihan.

Seorang Governess—pengasuh—juga dikatakan masih berada di sana, merawat anak-anak itu. Menariknya, Governess disebut memiliki kecenderungan untuk mendekati pengunjung berambut pirang. Mungkin ia masih mencari anak-anak asuhnya, atau mungkin ia hanya ingin menyapa.

Sean Ryan: pemilik yang hidup berdampingan dengan masa lalu

Yang membuat kisah ini terasa lebih aneh adalah bagaimana Sean Ryan menghadapi semuanya. Ia tidak takut. Ia tidak mengusir. Ia bahkan tidak menganggap dirinya lebih berhak atas kastil itu daripada para penghuni tak kasatmata.

“Ia percaya bahwa para roh memiliki hak yang sama untuk tinggal di sini seperti dirinya, dan mereka hidup berdampingan dengan cukup damai,” tulis Ireland.com.

Sean dan istrinya telah tinggal di kastil itu sejak 1994. Mereka membangun kembali dari reruntuhan yang terbakar selama Perang Saudara Irlandia pada 1922 dan menghabiskan lima dekade sebagai bangunan tanpa atap. Kini, kastil itu menjadi rumah bagi mereka, dan juga bagi tamu-tamu yang tidak pernah diundang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.