3 Fakta Unik Bekas Penjara Kalisosok Surabaya: Bangunan Jaman Belanda yang Pernah Memiliki Julukan Penjara yang Nyaman

JATENG.AKURAT.CO, Penjara Kalisosok, sebuah monumen bersejarah yang kini terbengkalai di Surabaya, menyimpan kisah-kisah yang melegenda dari masa lampau.
Dibangun sejak abad ke-18 oleh penjajah Belanda, penjara ini telah menjadi saksi bisu dari berbagai intrik sejarah yang melibatkan para penjahat, pejuang kemerdekaan, dan pemerintah kolonial.
Ternyata ada tiga fakta unik yang menaungi gedung cagar budaya ini.
Fakta unik pertama yang mengelilingi Penjara Kalisosok adalah reputasinya sebagai "penjara yang nyaman".
Konon, pada zamannya, penjara ini dianggap sebagai tempat yang layak bagi para tahanan.
Dikelilingi oleh taman yang indah dan fasilitas yang cukup memadai, penjara ini memberikan perlakuan yang tak biasa bagi para narapidana.
Laporan dari Ida Pfeiffer, seorang pendatang pada masa itu, bahkan menyebutkan bahwa tahanan militer Belanda sering kali melaporkan tentang kamar yang nyaman, kebun yang bersih, dan makanan yang lezat.
Menurut sejarah pembangunan Penjara Kalisosok merupakan respons atas kebutuhan akan fasilitas yang lebih baik bagi warga pribumi.
Sebelumnya, hanya penjara Belanda yang tersedia, sementara Bumiputra tidak memiliki tempat yang setara.
Oleh karena itu, penjara ini juga digunakan untuk menahan orang-orang Bumiputra yang membangkang terhadap pemerintahan kolonial.
Fakta unik kedua adalah di Surabaya dulunya ternyata memiliki dua penjara, Binnenboei dan Buitenboei.
Namun, pada sekitar tahun 1845, Buitenboei diusulkan untuk dibongkar, sementara Binnenboei direnovasi dan diperbesar menjadi Penjara Kalisosok yang megah.
Pembangunan ini didanai oleh pemerintah Belanda dengan anggaran sebesar 60.000 gulden.
Fakta unik ketiga adalah selain reputasinya sebagai "penjara yang nyaman", ternyata Penjara Kalisosok juga memiliki sisi gelapnya.
Di masa kolonial Belanda, penjara ini digunakan untuk menahan para kriminal, penjahat, dan pejuang kemerdekaan yang melawan pemerintah kolonial.
Diceritakan bahwa di dalamnya terdapat sel-sel bawah tanah yang digunakan untuk menahan tahanan-tahanan paling berbahaya.
Bekas Penjara Kalisosok ini ternyata bukan hanya sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga sebuah saksi bisu dari perjalanan panjang Surabaya dalam mengarungi zaman kolonial hingga masa kemerdekaan.
Walau saat ini sering dibalut dengan cerita-cerita misteri dan keajaiban sejarah, penjara ini tetap menjadi salah satu titik penting dalam peta perjalanan sejarah Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini



