Kisah Angker Salah Satu Bangunan Peninggalan Belanda, Toko Merah: Bangunan Bersejarah yang Menjadi Ikoni di Jakarta Barat

AKURAT.CO, Di tengah gemerlapnya Jakarta Barat, terdapat sebuah bangunan yang menarik perhatian setiap orang yang melintas di sekitar kawasan Kota Tua.
Namanya Toko Merah, sebuah bangunan yang dikenal karena keunikan struktur bangunannya yang dibuat dari bata merah.
Tampilan depan dindingnya yang khas menjadikan Toko Merah sebagai salah satu ikonik di Jakarta Barat.
Nama "Toko Merah" sendiri berasal dari penampilan dinding bangunannya yang terbuat dari bata merah.
Terletak di kawasan Kota Tua, Toko Merah merupakan salah satu gedung bersejarah yang masih kokoh berdiri hingga kini.
Sejarahnya yang kaya dimulai dari tahun 1703 ketika dibangun oleh Gubernur Jenderal VOC, Baron Von Imhoff, sebagai kediaman pribadinya.
Pada masa lalu, daerah sekitar Toko Merah merupakan pusat kegiatan elite di Kota Batavia, seperti Pasukan Mataram dan Phoa Bingham.
Namun, di balik kemegahan dan sejarahnya yang gemilang, Toko Merah juga menyimpan cerita kelam yang membuatnya terkenal sebagai tempat yang angker.
Salah satu kisah kelam yang melekat pada Toko Merah adalah pertumpahan darah yang terjadi di sekitar kali yang membuat langit menjadi merah.
Kejadian tersebut menyisakan banyak cerita mistis dan pengalaman horor bagi orang-orang sekitar.
Beberapa pekerja dan pedagang kaki lima di sekitar Toko Merah pernah melaporkan pengalaman melihat sosok wanita dengan rambut panjang dan mengenakan gaun putih yang muncul dari salah satu jendela gedung tersebut.
Selain itu, suara tangisan dan tawa perempuan juga sering terdengar dari dalam gedung, menambah kesan angker dari Toko Merah.
Kisah-kisah mistis ini telah mengelilingi bangunan bersejarah ini, menambahkan aura misteri yang menarik bagi para pengunjung dan penggemar cerita horor.
Meskipun dikenal sebagai tempat yang angker, Toko Merah tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan dan peneliti sejarah yang tertarik dengan masa lalu Jakarta.
Keberadaannya yang masih kokoh hingga kini menjadi bukti kejayaan dan keteguhan bangunan bersejarah ini dalam menghadapi berbagai zaman dan perubahan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah



