Jateng

Terkuak! Kisah Sejarah di Balik Gedung Tua di Malioboro yang Kini Jadi Apotek Kimia Farma!

Theo Adi Pratama | 20 Agustus 2025, 10:54 WIB
Terkuak! Kisah Sejarah di Balik Gedung Tua di Malioboro yang Kini Jadi Apotek Kimia Farma!

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah kamu berjalan-jalan di Jalan Ahmad Yani, Yogyakarta, dan melihat gedung tua yang megah milik Kimia Farma? Gedung ini bukan sekadar bangunan biasa.

Di balik arsitektur klasiknya, tersimpan kisah panjang yang menghubungkan masa penjajahan Belanda hingga Indonesia merdeka.

Dari Apotek Belanda Hingga Milik Negara

Pada masa kolonial, bangunan yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 121 ini adalah sebuah apotek bernama Apotheek Ratkhamp en Co. Setelah Indonesia merdeka, apotek ini berganti nama menjadi Apotik Raja Farma.

Baru pada 3 Desember 1957, melalui Undang-Undang Nomor 74 Tahun 1957, perusahaan-perusahaan farmasi milik Belanda diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia.

Sejak saat itulah, gedung ini menjadi bagian dari Kimia Farma, sebuah perusahaan farmasi kebanggaan bangsa.

Baca Juga: Gak Banyak yang Tahu! Inilah Sejarah dan Kisah Misterius di Balik Reruntuhan Keraton Plered

Arsitektur Unik yang Terus Berubah

Foto-foto kuno dari arsip KITLV tahun 1930-an menunjukkan bahwa Gedung Kimia Farma II ini dulunya adalah ruko dua lantai.

Di bagian atas pintu utamanya, ada tulisan Ratkhamp & Co. Arsitekturnya unik dengan jendela berbentuk melengkung (arch) di lantai dua.

Namun, seiring berjalannya waktu, gedung ini mengalami beberapa perubahan.

Sebuah foto di tahun 1960 menunjukkan bahwa jendela melengkung itu sudah diganti menjadi bentuk persegi.

Selain itu, bagian bawah gedung juga kini digunakan sebagai tempat berdagang dan trotoar untuk pejalan kaki.

Sayangnya, hingga kini belum diketahui siapa arsitek dan kapan pastinya gedung ini didirikan.

Terdapat indikasi adanya plakat berisi informasi tersebut di atas inskripsi aksara Jawa pada foto KITLV, namun lokasinya tertutup aset PLN.

Meskipun sudah mengalami perubahan, gedung ini tetap menjadi saksi bisu perkembangan kota Yogyakarta.

Setiap sudutnya menyimpan sejarah, mengingatkan kita pada perjalanan panjang industri farmasi di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.