Konsolidasi Anies - Muhaimin di Jawa Tengah, SKI Jateng Gandeng PKB Bergerak Bersama ke Masyarakat

AKURAT.CO, Ketua Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) Jawa Tengah Azmi Majid menyebut pasca deklarasi Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, gerakan konsolidasi dengan warga Nahdatul Ulama (NU) semakin kuat.
“Begitu deklarasi, kami langsung silaturahmi dengan kalangan Nahdliyin dan pondok pesantren serta kyai,” kata Azmi, dalam keterangan yang diterima Rabu 27 September 2023.
Tak hanya itu, SKI Jateng juga mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di wilayah Jateng untuk bergerak bersama.
Baca Juga: FPKB Minta Penjelasan Pemkot Semarang Asal Anggaran RAPBD Perubahan 2023
Instrumen yang digunakan untuk bergerak bersama adalah melalui musyawarah Reboan, yang merupakan forum interaksi antara pendukung Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, partai pengusung dan masyarakat setempat.
“Dengan begitu tidak akan ada sekat yang membatasi antara pendukung dan masyarakat. Kami pun dapat menyerap aspirasi warga, “katanya.
Fungsi forum bersama warga ini adalah memperluas jaringan pendukung serta saksi di seluruh TPS Jateng.
Baca Juga: Polda Jateng Bongkar Kasus Korupsi DP4, Satu Tersangka Masih Buron
Salah satu fokus SKI saat ini adalah melakukan penguatan saksi di seluruh TPS, menurut pengurus pusat DR Untoro Hariadi hal ini menjadi perhatian penuh.
“Ini amat krusial (jaringan saksi di TPS). Agar suara dalam perhelatan demokrasi dapat dikawal di TPS-TPS,” ujarnya.
Untoro mengatakan melalui instrumen kegiatan Musyawarah Reboan, pendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dapat berinteraksi dengan masyarakat.
Baca Juga: Tekan Harga Beras, Disdag Kota Semarang Akan Lakukan Oprasi Pasar
Musyawarah Reboan merupakan forum interaksi warga setiap Rabu malam, yang membahas konsolidasi dan isu-isu lokal yang dialami masyarakat setempat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








