Jateng

Cara Aman Reset Check Engine Light, Baca Dulu Sebelum Nekat

Theo Adi Pratama | 1 Oktober 2026, 14:58 WIB
Cara Aman Reset Check Engine Light, Baca Dulu Sebelum Nekat
Cara Reset Check Engine Light

JATENG.AKURAT.CO, Lampu indikator mesin atau check engine light (CEL) yang tiba-tiba menyala di panel instrumen sering membuat pengendara panik.

Ikon berbentuk mesin berwarna kuning atau oranye itu memang menandakan ada sesuatu yang perlu diperhatikan.

Namun, banyak pemilik kendaraan yang buru-buru ingin mematikannya, bahkan dengan cara-cara instan seperti melepas aki.

Padahal, melansir dari laman resmi AutoZone, mematikan lampu tanpa mengatasi akar masalahnya bisa memperparah kerusakan di kemudian hari.

CEL adalah bagian dari sistem diagnosis kendaraan. Pada mobil modern, komputer kendaraan memantau berbagai sistem mesin dan emisi.

Ketika mendeteksi gangguan, indikator tersebut menyala sebagai peringatan.

Artikel ini akan memandu Anda memahami arti lampu tersebut, cara reset yang benar, serta risiko yang mengintai jika salah langkah.

Baca Juga: Hemat Hingga 50%! Ini Panduan Ganti Oli Mesin Sendiri di Rumah

Solid vs Berkedip: Perbedaan yang Krusial

Sebelum bertindak, kenali dulu kondisi lampu. Menurut laman Bumper, ada perbedaan besar antara CEL yang menyala solid dan yang berkedip.

Lampu yang menyala solid berarti sebuah gangguan telah terdeteksi dan disimpan dalam memori. Kendaraan umumnya masih bisa dikendarai, tetapi sebaiknya segera dijadwalkan untuk diagnosis.

Sementara itu, lampu yang berkedip menandakan engine misfire yang sedang aktif. Ini situasi darurat.

Misfire dapat mengirim bahan bakar yang tidak terbakar ke sistem pembuangan dan superheat catalytic converter yang harganya bisa mencapai $1.000–$2.500.

Jika lampu berkedip, kurangi kecepatan, minimalisir beban mesin, dan segera ke bengkel.

Penyebab Umum Check Engine Light Menyala

Ada banyak hal yang bisa memicu CEL. Beberapa penyebab paling umum antara lain tutup tangki bahan bakar yang longgar, sensor oksigen yang rusak, sensor aliran udara massal yang bermasalah, busi atau koil pengapian yang aus, hingga masalah pada catalytic converter.

Tidak semua penyebab bersifat serius. Kadang, hanya perlu mengencangkan tutup tangki bahan bakar dan lampu akan mati sendiri setelah beberapa siklus berkendara. Namun, ada juga yang memerlukan perbaikan segera.

Cara Reset Check Engine Light dengan Benar

Cara paling akurat dan aman untuk mematikan CEL adalah dengan OBD-II scanner.

Scanner ini dicolokkan ke port OBD-II yang biasanya berada di bawah dashboard sisi pengemudi.

Nyalakan kunci ke posisi ON tanpa menyalakan mesin, lalu baca kode yang muncul.

Catat kodenya, lalu pilih opsi Clear Codes atau Erase Codes untuk menghapus kode dan mematikan lampu.

Banyak toko suku cadang menawarkan layanan pembacaan kode gratis.

Bahaya Melepas Aki untuk Reset ECU

Metode lama yang sering beredar di internet adalah melepas terminal negatif aki selama 15–30 menit. Menurut laman DailyDriven, cara ini hanya bekerja pada kendaraan berusia lebih dari sepuluh tahun.

Pada mobil modern, ECU menggunakan memori non-volatile yang tetap menyimpan kode error meskipun daya terputus. Melepas aki justru berisiko merusak sistem elektronik.

Lonjakan tegangan bisa merusak ECU atau mengacaukan pengkodean key fob, yang biaya penggantiannya bisa mencapai £1.000–£2.500.

Selain itu, metode ini hanya menyembunyikan masalah sementara. Jika akar masalah tidak diperbaiki, lampu akan menyala kembali setelah beberapa kilometer.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.