Jateng

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas Hampir Semua 115 Tuduhan Pelanggaran Keuangan

Theo Adi Pratama | 26 September 2026, 07:55 WIB
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas Hampir Semua 115 Tuduhan Pelanggaran Keuangan

JATENG.AKURAT.CO, Manchester City menghadapi babak baru dalam kasus pelanggaran keuangan dengan Premier League.

Menurut laporan ESPN yang dikutip dari sumber terpercaya, klub asuhan Enzo Maresca itu diperkirakan akan dinyatakan bersalah atas sebagian besar dari 115 tuduhan yang diajukan.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh The Athletic pada Jumat, yang menyebut bahwa panel independen telah memutuskan City bersalah atas semua tuduhan kecuali satu.

Sumber ESPN juga mengonfirmasi bahwa City sempat mengajukan permohonan injeksi untuk memblokir pelaporan awal putusan tersebut, meskipun klub dengan tegas membantah hal itu.

Dalam pernyataan resminya, Manchester City tidak menyangkal putusan bersalah tersebut.

Mereka hanya menyatakan bahwa proses Premier League "masih berlangsung" dan memiliki "elemen signifikan yang harus diselesaikan".

Kini, publik menantikan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan banding dan sanksi yang bisa dijatuhkan.

Sumber ESPN: City Dinyatakan Bersalah di Hampir Semua Tuduhan

Menurut sumber yang dekat dengan proses hukum, Manchester City akan dinyatakan bersalah atas hampir seluruh 115 tuduhan pelanggaran aturan keuangan Premier League.

Satu-satunya tuduhan yang tidak terbukti belum disebutkan secara rinci. The Athletic melaporkan bahwa putusan ini diambil oleh panel independen yang dibentuk untuk menangani kasus tersebut.

Hingga kini, Premier League menolak berkomentar karena prosesnya bersifat "pribadi dan rahasia".

Respons Manchester City: Proses Masih Berlangsung

Menanggapi laporan tersebut, Manchester City mengeluarkan pernyataan resmi pada Jumat.

Klub menyatakan bahwa proses Premier League masih berjalan dan masih ada elemen signifikan yang harus diselesaikan.

City juga menegaskan bahwa posisinya tetap konsisten dengan pernyataan klub pada Februari 2023.

Dalam pernyataan itu, City menegaskan komitmennya untuk menghormati proses hukum yang adil dan imparsial.

Mereka juga membantah keras tuduhan bahwa mereka berusaha memblokir pelaporan putusan melalui injeksi.

Latar Belakang Kasus 115 Tuduhan

Premier League mengumumkan 115 tuduhan terhadap Manchester City pada Februari 2023 setelah investigasi selama empat tahun.

Tuduhan tersebut mencakup periode sembilan tahun, antara 2009 dan 2018.

Inti tuduhan adalah bahwa City tidak memberikan "informasi keuangan yang akurat dan memberikan gambaran yang benar dan adil tentang posisi keuangan klub".

Sidang independen digelar di International Dispute Resolution Centre di London, dimulai pada September 2024 dan berakhir pada Desember 2024 setelah 12 minggu.

City sendiri konsisten membantah semua tuduhan sejak awal.

Ancaman Hukuman: Denda hingga Degradasi

Jika putusan bersalah ini dikonfirmasi, Manchester City menghadapi ancaman hukuman yang sangat berat.

Hukuman yang mungkin dijatuhkan mulai dari denda besar, pengurangan poin, hingga yang paling ekstrem adalah pengeluaran dari Premier League atau degradasi.

City diperkirakan akan mengajukan banding atas setiap putusan bersalah.

Proses banding ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, sebelum ada keputusan final.

Bayang-Bayang Kasus UEFA 2020

Kasus ini mengingatkan pada 2020, ketika Manchester City dinyatakan bersalah melanggar aturan Financial Fair Play UEFA.

Saat itu, City dijatuhi hukuman larangan dua tahun dari kompetisi Eropa dan denda €30 juta.

Namun, hukuman tersebut dibatalkan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS) lima bulan kemudian.

Denda pun dikurangi menjadi €10 juta. Kini, dengan kasus yang jauh lebih besar dan kompleks, City berharap bisa mengulangi keberhasilan banding mereka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.