Jateng

Kendal Tornado Tak Gentar Main Tanpa Penonton, Stefan Keeltjes Bongkar Ancaman Barito Putera

Arixc Ardana | 25 September 2026, 17:57 WIB
Kendal Tornado Tak Gentar Main Tanpa Penonton, Stefan Keeltjes Bongkar Ancaman Barito Putera

JATENG.AKURAT.CO, Kendal Tornado FC tidak mempermasalahkan absennya penonton saat menghadapi PS Barito Putera pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9) sore.

Pertandingan tersebut dipastikan berlangsung tanpa kehadiran suporter. Kondisi itu berkaitan dengan status Stadion Sriwedari yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Solo, sebagai salah satu situs cagar budaya.

Penyelenggaraan pertandingan di stadion tersebut harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Akibatnya, Kendal Tornado FC harus menjalani laga kandang tanpa dukungan langsung dari tribun.

Meski demikian, situasi tersebut tidak dianggap sebagai persoalan besar oleh pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes.

Pelatih asal Surabaya itu justru menyebut dirinya dan para pemain sudah memiliki pengalaman menghadapi pertandingan tanpa penonton pada musim sebelumnya.

"Kalau tanpa penonton, menurut saya tidak terlalu masalah. Musim lalu kami juga sudah pernah bermain dalam situasi seperti ini, jadi saya sudah cukup terbiasa," kata Stefan Keeltjes.

Menurut Stefan, pertandingan tanpa penonton memang membuat atmosfer di stadion berbeda. Namun, kondisi tersebut tidak boleh memengaruhi konsentrasi pemain ketika pertandingan berlangsung.

Ia meminta anak asuhnya tetap menjalankan rencana permainan yang telah dipersiapkan dan tidak menjadikan sepinya tribun sebagai alasan untuk kehilangan fokus.

"Kami tetap harus fokus ke pertandingan. Yang penting bagaimana kami menjalankan strategi dan memberikan yang terbaik di lapangan," ujarnya.

Barito Putera Tetap Berbahaya

Stefan menilai tantangan utama justru datang dari lawan yang akan dihadapi.

Barito Putera dinilai memiliki karakter permainan yang masih tidak jauh berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya. Di bawah arahan Hendri Susilo, tim berjuluk Laskar Antasari tersebut disebut mengandalkan pertahanan yang kompak sebelum melancarkan serangan balik.

"Saya pikir Barito tetap diisi dengan muka-muka lama, terus dengan gaya main yang sama. Memang adanya Coach Hendri Susilo, mereka lebih mengedepankan compact defense lalu melakukan counter attack," jelas Stefan.

Karakter tersebut membuat Kendal Tornado harus berhati-hati. Terlebih, Barito memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan.

Stefan secara khusus menyebut Renan Alves dan Bayu Pradana sebagai pemain yang patut mendapatkan perhatian.

"Tapi saya lihat di sana ada pemain-pemain yang biasa menjadi pembeda di pertandingan seperti Renan Alves, dia punya Bayu Pradana. Itu juga yang buat kami bahwa Barito Putera masih berbahaya sama seperti musim-musim sebelumnya," tuturnya.

Ujian Kandang Pertama Kendal Tornado

Pertandingan kontra Barito Putera juga menjadi ujian awal Kendal Tornado FC dalam menjalani laga kandang pada Pegadaian Championship 2026/27.

Kendati harus tampil tanpa penonton, Stefan berharap kondisi tersebut tidak mengubah pendekatan timnya.

Pengalaman menghadapi pertandingan dengan stadion sepi menjadi modal bagi Kendal Tornado untuk tetap fokus terhadap aspek teknis.

Kendal Tornado akan berusaha menjalankan strategi yang telah disiapkan untuk meredam permainan Barito Putera, sekaligus mengamankan hasil positif pada pertandingan pekan ketiga.

Bagi Stefan, faktor terpenting bukanlah ramai atau sepinya tribun, melainkan kemampuan pemain dalam mempertahankan konsentrasi, disiplin dan menjalankan instruksi sepanjang pertandingan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.