Jateng

Drama 2 Penalti Gagal Persib ke Gawang PSIM dan Sorotan pada Wasit Axel Febrian Sinaga yang Pernah Kena Sanksi PSSI

Arixc Ardana | 24 Agustus 2025, 18:39 WIB
Drama 2 Penalti Gagal Persib ke Gawang PSIM dan Sorotan pada Wasit Axel Febrian Sinaga yang Pernah Kena Sanksi PSSI
JATENG.AKURAT.CO, Laga sengit antara PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025), berakhir dengan skor imbang 1-1.
Namun, alih-alih hasil akhir, perhatian publik justru terpusat pada wasit Axel Febrian Sinaga yang memimpin jalannya pertandingan.
Pasalnya, laga ini diwarnai dengan tiga keputusan penalti – dua untuk Persib dan satu untuk PSIM – yang pada akhirnya mengubah jalannya pertandingan.
Pertandingan berlangsung penuh drama.
PSIM lebih dulu unggul lewat sepakan penalti Ze Valente di menit 64, sebelum Patricio Matricardi menyelamatkan Persib dari kekalahan dengan gol sundulannya di penghujung laga.
Di balik jalannya pertandingan, nama Axel Febrian Sinaga kembali mengemuka, bukan hanya karena keberanian mengambil keputusan lewat bantuan VAR, tetapi juga karena rekam jejaknya yang pernah mendapat sanksi PSSI pada 2023.
Jalannya Pertandingan: Persib Boros Peluang, PSIM Efektif dengan Penalti

Sejak awal laga, Persib menurunkan susunan pemain terbaik.

Teja Paku Alam mengawal gawang, sementara barisan belakang diisi Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Julio Cesar, dan Frans Putros.

Di lini tengah, kombinasi Marc Klok, Luciano Guaycochea, serta Adam Alis mendukung trisula Uilliam Barros, Saddil Ramdani, dan Febri Hariyadi.

Babak pertama berlangsung relatif seimbang.

Persib mencoba menguasai permainan, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat PSIM yang dikawal kiper muda Cahya Supriadi.

Memasuki babak kedua, intensitas meningkat.

Di menit 58, Julio Cesar dianggap melanggar Nermin Haljeta di kotak penalti setelah tinjauan VAR.

Axel Febrian Sinaga pun menunjuk titik putih.

Kesempatan itu dimaksimalkan Ze Valente untuk membawa PSIM unggul 1-0.

Persib sempat mendapat peluang emas lewat penalti di menit 70 setelah handball Reva Adi Utama.

Namun, eksekusi Uilliam Barros gagal menaklukkan Cahya.

Drama kembali berlanjut di masa tambahan waktu menit 90+10 ketika Frans Putros ditekel lawan.

VAR kembali digunakan, dan Axel memberikan penalti kedua untuk Persib.

Sayangnya, giliran Marc Klok yang gagal menuntaskan tugas karena tembakannya dihalau oleh Cahya.

Gol penyeimbang baru hadir di menit 90+5 saat umpan silang Ramon “Tanque” De Andrade disambut sundulan Matricardi.

Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, meninggalkan rasa frustrasi di kubu Persib yang gagal memaksimalkan dua penalti.

Axel Febrian Sinaga: Dari Liga 2, Sanksi PSSI, hingga Liga 1

Nama Axel Febrian Sinaga tidak asing dalam dunia perwasitan sepak bola Indonesia.

Ia sudah berpengalaman memimpin laga-laga besar, terutama di Liga 2 Indonesia, sebelum dipercaya naik ke kasta tertinggi.

Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus.

Pada Desember 2023, Axel termasuk dalam lima wasit yang mendapat sanksi pembinaan dari PSSI.

Sanksi tersebut dijatuhkan karena adanya sejumlah kesalahan teknis saat ia memimpin pertandingan FC Bekasi City melawan Nusantara United FC.

PSSI kemudian menjatuhkan hukuman berupa larangan memimpin pertandingan selama empat pekan.

Hukuman itu dianggap sebagai bentuk evaluasi sekaligus peringatan agar Axel dan wasit lainnya meningkatkan kualitas kepemimpinan di lapangan.

Bagi Persib, dua penalti yang gagal dieksekusi menjadi cerita pahit, sementara bagi PSIM, kegigihan Cahya Supriadi di bawah mistar membuat mereka mampu menahan gempuran lawan.

Dengan hasil imbang ini, kedua tim berbagi poin, namun laga tetap akan dikenang sebagai pertandingan penuh drama: dua penalti gagal, satu penalti berhasil, gol telat, dan wasit yang kembali masuk dalam sorotan publik.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.