Hujan Duka PSDS Deli Serdang, Usai Terdegradasi ke Liga 3, Kini Denda Ratusan Juta Menanti Gara-gara Hal Ini

AKURAT.Co, Hujan Duka PSDS Deli Serdang, Usai Terdegradasi ke Liga 3, Kini Denda Ratusan Juta Menanti Gara-gara Hal Ini
Pada tanggal 26 Januari 2024, pertandingan antara PSDS dan Nusantara United FC dalam ajang Pegadaian Liga 2 2023/2024 menjadi sorotan menyusul serangkaian insiden kontroversial yang terjadi di lapangan.
Usai laga tersebut, hasil sidang Komite Disiplin PSSI, yang digelar pada 30 Januari 2024 menjatuhkan hukuman berat bagi PSDS Deli Serdang
Tidak hanya bagi klub, namun juga hukuman bagi para pemain PSDS yang terlibat insiden tersebut
Berikut adalah rangkuman kejadian dan sanksi yang diterapkan:
1. Pelanggaran Suporter dan Sanksi Klub PSDS:
- Kejadian: Pada menit 20 dan 78, penonton PSDS didapati mengucapkan kata-kata rasis kepada pemain Nusantara United FC.
- Selain itu, terjadi pelemparan botol air mineral ke arah pemain Nusantara United FC di Tribun Barat kanan.
- Sanksi: PSDS dikenai sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton selama 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah pada tahun 2024/2025.
- Selain itu, klub juga dikenai denda sejumlah Rp.225.000.000.
2. Pelanggaran Sdr. Hamzah Depa (Pemain PSDS):
- Kejadian: Hamzah Depa melakukan tindakan menendang dan memukul perangkat pertandingan.
- Hukuman: Hamzah Depa mendapat larangan bermain selama 6 bulan dan dikenai denda sebesar Rp.25.000.000.
3. Pelanggaran Sdr. Imus Wiranda (Pemain PSDS):
- Kejadian: Imus Wiranda melakukan tindakan memukul wajah perangkat pertandingan sebanyak 3 kali.
- Hukuman: Imus Wiranda mendapat larangan bermain selama 6 bulan dan dikenai denda sebesar Rp.25.000.000.
4. Pelanggaran Sdr. Muhammad Rifa (Pemain PSDS):
- Kejadian: Muhammad Rifa melakukan tindakan memukul wajah perangkat pertandingan sebanyak 2 kali.
- Hukuman: Muhammad Rifa mendapat larangan bermain selama 6 bulan dan dikenai denda sebesar Rp.25.000.000.
Kejadian ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa selain dari aspek teknis permainan, etika dan perilaku fair play juga memegang peran penting dalam dunia sepakbola.
Pihak penyelenggara liga dan otoritas sepakbola diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang demi menjaga integritas dan sportivitas dalam olahraga.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 7MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 8PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10Terungkap dari CCTV, Kuasa Hukum Nathan Sebut Maher Diduga Pukul Anggota TNI dalam Keributan di Jl Veteran Semarang





