Jateng

Hujan Lebat, Laga Persekat Tegal vs PSCS Cilacap di Playoff Liga 2 Dilanjutkan Besok Pagi, Kamis 18 Januari 2024

Afri Rismoko | 17 Januari 2024, 18:00 WIB
Hujan Lebat, Laga  Persekat Tegal vs PSCS Cilacap di Playoff Liga 2 Dilanjutkan Besok Pagi, Kamis 18 Januari 2024

AKURAT.CO, Dalam sebuah pertarungan sengit di babak kedua antara Persekat dan PSCS, alam memberikan tantangannya sendiri.

Pertandingan yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini terpaksa dihentikan karena hujan deras dan petir yang tak kunjung reda.

Penundaan ini bukanlah keputusan yang diambil secara tergesa-gesa.

Para pemain, ofisial, dan ribuan mata yang menantikan kelanjutan pertandingan telah bersabar selama 2x15 menit, ditambah waktu tunggu tambahan 5 menit, berharap cuaca akan membaik.

Namun, harapan tersebut pupus seiring cuaca yang terus memburuk.

Mengutamakan keselamatan para pemain dan semua yang terlibat, wasit pertandingan bersama dengan pihak Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikan laga.

Keputusan ini, meski mengecewakan bagi banyak pihak, adalah langkah yang bijaksana mengingat risiko yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca tersebut.

Pertandingan dilanjutkan besok pagi tanpa penonton Kick off jam 08.00

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa informasi mengenai kelanjutan pertandingan ini akan segera diumumkan. Para pendukung kedua tim tentunya akan menunggu dengan penuh antisipasi untuk melihat bagaimana tim kesayangan mereka akan melanjutkan perjuangan di lapangan hijau.

Pertandingan yang ditunda ini menjadi pengingat akan kekuatan alam yang tidak bisa diprediksi dan bagaimana ia dapat mempengaruhi jalannya sebuah event olahraga. Kini, semua mata tertuju pada pengumuman selanjutnya dari LIB, berharap pertandingan dapat dilanjutkan dalam kondisi yang lebih baik dan aman untuk semua.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A