Drama 2 Penalti Gagal Persib ke Gawang PSIM dan Sorotan pada Wasit Axel Febrian Sinaga yang Pernah Kena Sanksi PSSI

Sejak awal laga, Persib menurunkan susunan pemain terbaik.
Teja Paku Alam mengawal gawang, sementara barisan belakang diisi Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Julio Cesar, dan Frans Putros.
Di lini tengah, kombinasi Marc Klok, Luciano Guaycochea, serta Adam Alis mendukung trisula Uilliam Barros, Saddil Ramdani, dan Febri Hariyadi.
Babak pertama berlangsung relatif seimbang.
Persib mencoba menguasai permainan, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat PSIM yang dikawal kiper muda Cahya Supriadi.
Memasuki babak kedua, intensitas meningkat.
Di menit 58, Julio Cesar dianggap melanggar Nermin Haljeta di kotak penalti setelah tinjauan VAR.
Axel Febrian Sinaga pun menunjuk titik putih.
Kesempatan itu dimaksimalkan Ze Valente untuk membawa PSIM unggul 1-0.
Persib sempat mendapat peluang emas lewat penalti di menit 70 setelah handball Reva Adi Utama.
Namun, eksekusi Uilliam Barros gagal menaklukkan Cahya.
Drama kembali berlanjut di masa tambahan waktu menit 90+10 ketika Frans Putros ditekel lawan.
VAR kembali digunakan, dan Axel memberikan penalti kedua untuk Persib.
Sayangnya, giliran Marc Klok yang gagal menuntaskan tugas karena tembakannya dihalau oleh Cahya.
Gol penyeimbang baru hadir di menit 90+5 saat umpan silang Ramon “Tanque” De Andrade disambut sundulan Matricardi.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, meninggalkan rasa frustrasi di kubu Persib yang gagal memaksimalkan dua penalti.
Axel Febrian Sinaga: Dari Liga 2, Sanksi PSSI, hingga Liga 1
Nama Axel Febrian Sinaga tidak asing dalam dunia perwasitan sepak bola Indonesia.
Ia sudah berpengalaman memimpin laga-laga besar, terutama di Liga 2 Indonesia, sebelum dipercaya naik ke kasta tertinggi.
Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus.
Pada Desember 2023, Axel termasuk dalam lima wasit yang mendapat sanksi pembinaan dari PSSI.
Sanksi tersebut dijatuhkan karena adanya sejumlah kesalahan teknis saat ia memimpin pertandingan FC Bekasi City melawan Nusantara United FC.
PSSI kemudian menjatuhkan hukuman berupa larangan memimpin pertandingan selama empat pekan.
Hukuman itu dianggap sebagai bentuk evaluasi sekaligus peringatan agar Axel dan wasit lainnya meningkatkan kualitas kepemimpinan di lapangan.
Bagi Persib, dua penalti yang gagal dieksekusi menjadi cerita pahit, sementara bagi PSIM, kegigihan Cahya Supriadi di bawah mistar membuat mereka mampu menahan gempuran lawan.
Dengan hasil imbang ini, kedua tim berbagi poin, namun laga tetap akan dikenang sebagai pertandingan penuh drama: dua penalti gagal, satu penalti berhasil, gol telat, dan wasit yang kembali masuk dalam sorotan publik.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam



