Jateng

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Ungkap Kekecewaan Berat Usai Kekalahan dari Persita Tangerang

Afri Rismoko | 12 Agustus 2024, 13:48 WIB
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Ungkap Kekecewaan Berat Usai Kekalahan dari Persita Tangerang

AKURAT.CO, Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, mengungkapkan rasa kecewa setelah timnya menelan kekalahan 0-1 dari Persita Tangerang dalam laga pembuka Liga 1 Indonesia 2024/25 yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada Minggu.

Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Agius menyatakan bahwa meskipun timnya tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, mereka gagal mencetak gol.

"Performa tim kami cukup bagus, namun saya sangat kecewa karena kami kalah dan ini bukan hasil yang diharapkan," kata Agius.

Baca Juga: Bikin Ketar-Ketir Sudi Abdallah Cedera Lutut Seirus, Bos PSIS Yoyok Sukawi Sampai Harus Lakukan Rapat Darurat

Pelatih asal Malta tersebut juga menyoroti beberapa aspek negatif dalam permainan timnya, namun menekankan pada perkembangan positif yang ditunjukkan oleh Adi Satryo dan rekan-rekannya.

"Kami memiliki lima peluang emas dan hanya kebobolan satu gol dari skema sepak pojok. Ini menunjukkan bahwa pertahanan Persita tampil bagus," tambahnya.

Dengan kekalahan ini, PSIS Semarang saat ini berada di posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 Indonesia tanpa poin dan dengan selisih gol minus satu.

Baca Juga: Raih Poin Penuh, Pelatih Persita Sebut Sudah Membaca Strategi PSIS

Agius berharap timnya akan menunjukkan peningkatan dan meraih kemenangan di pertandingan berikutnya melawan Persis Solo yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (17/8) pukul 19.00 WIB.

"Kita harus akui ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperbaiki hasil di laga-laga berikutnya. Kita akan terus bekerja keras untuk mencapai hasil yang lebih baik," pungkas Agius.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A