Jateng

Erick Thohir Tegaskan Tak Akan Ada Sanksi Soal Bendera Palestina di Stadion

Afri Rismoko | 7 November 2023, 08:37 WIB
Erick Thohir Tegaskan Tak Akan Ada Sanksi Soal Bendera Palestina di Stadion

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah berkoordinasi dengan FIFA agar bendera Palestina diperbolehkan dikibarkan dalam kompetisi di bawah naungan FIFA. Menurut Erick, FIFA tidak mempermasalahkan pengibaran bendera Palestina sebagai simbol dukungan pada kemanusiaan dan perlindungan HAM.

"FIFA menghargai kebebasan berekspresi. Apalagi pada perlindungan HAM dan kemanusiaan. Ini terutama dalam konteks pengibaran bendera Palestina. Jadi PSSI dalam hal ini menegaskan tidak ada pelarangan apalagi sanksi," kata Erick.

Erick pun menyampaikan isu yang berkembang bahwa Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi pada Persiraja Banda Aceh akibat berkibarnya bendera Palestina.

Menurut Erick hal itu adalah sebuah disinformasi yang disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Tim Samba Bidik Gelar Kelima Piala Dunia U17, Kejar Rekor Nigeria

Sebab, kata Erick, yang menjadi sorotan dalam kasus itu bukanlah bendera Palestina melainkan soal suporter melakukan invasi pitch. Jadi tegas yang terjadi di Persiraja bukan karena ada suporter mengibarkan bendera Palestina tapi soal suporter yang melakukan invasi lapangan yang hal itu tidak diperkenankan.

"Apalagi kita sangat ketat menerapkan standar keamanan di lapangan seusai peristiwa Kanjuruhan," imbuhnya.

Senada dengan Erick, Ketua Komite Hukum PSSI Ahmad Riyadh menegaskan pengibaran bendera Palestina bukanlah hal yang dilarang. Oleh karena itu PSSI tidak memberi sanksi melainkan aspirasi.

Baca Juga: Transfer Terbaru Liga 1: M Sabillah Berpindah dari PSIS dengan Biaya Transfer

Riyadh mempersilakan suporter untuk menyemarakkan solidaritasnya di bangku dan tribun stadion. Layaknya apa yang terjadi di sejumlah liga dunia yang mana suporter sepakbola membentangkan bendera dan spanduk dukungan pada nasib Palestina.

Namun, Riyadh meminta agar tidak ada suporter yang melakukan pitch invasi atau masuk ke lapangan. Hal ini tidak diperkenankan karena melanggar peraturan dan keselamatan.

"Perlu digarisbawahi bahwa setiap bentuk pitch invasi itu dilarang. Apalagi saat ini kita sedang melakukan transformasi setelah Kanjuruhan di mana disiplin soal kode keamanan dan keselamatan adalah hal yang mutlak. Karena itu penonton yang hadir masuk ke lapangan tidak diperkenankan," kata Riyadh.

Baca Juga: Sukses Gelar 'Tribute to Pepen', Komunitas Musik dan Sepakbola Kota Semarang Kumpulkan Donasi Impresif

Riyadh menambahkan selama ini komitmen PSSI pada Palestina tak perlu diragukan lagi. PSSI dan Federasi Sepakbola Palestina memiliki hubungan spesial. Bahkan rutin mengadakan kerja sama dan uji coba.

Bahkan yang teranyar, kata Riyadh, Ketum PSSI Erick Thohir menawarkan Indonesia sebagai kandang Palestina kala mereka menjamu Australia pada kualifikasi Piala Dunia 2026 November ini.

"Soal komitmen PSSI pada Palestina tidak perlu diragukan lagi. Seperti yang diucapkan oleh Ketum PSSI, kandang Indonesia adalah kandang Palestina juga!" ucap anggota komite eksekutif PSSI itu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A