Jateng

Agustina Akui Peran Besar PKB Bagi Pemkot Semarang

Muhammad Husni Mushonifi | 16 April 2026, 11:44 WIB
Agustina Akui Peran Besar PKB Bagi Pemkot  Semarang
Wali Kota Semarang, Agustina saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Rabu (15/4/2026).

JATENG.AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, secara terbuka mengakui besarnya peran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam mewarnai jalannya birokrasi Pemerintah Kota Semarang, meskipun tidak berada dalam satu koalisi pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang.

Pernyataan tersebut disampaikan Agustina saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Rabu (15/4/2026). Ia menyebut PKB sebagai salah satu elemen penting yang memberikan kontribusi signifikan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga: Jaga Nurani Politik, PKB Serukan Kemanusiaan dan Kerakyatan sebagai Arah Perjuangan

“PKB menjadi komponen yang paling memberi warna untuk saya menjalankan roda pemerintahan,” ujar Agustina dalam sambutannya.

Agustina juga mengungkapkan kedekatan komunikasinya dengan PKB. Bahkan, setelah hasil hitung cepat memastikan kemenangannya dalam Pilwalkot, PKB menjadi pihak pertama yang ia hubungi.

“Coblosan itu selesai, pertama kali yang saya kontak adalah PKB,” ungkapnya.

Momentum Muscab tersebut juga menjadi ajang reuni bagi Agustina dengan Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah, yang merupakan sahabat lamanya saat sama-sama bertugas di DPR RI. 

Ia menyampaikan apresiasi dan harapan agar hubungan antara PKB dan Pemerintah Kota Semarang semakin solid ke depan.

“Saya senang bertemu sahabat lama saya, Bu Ida Fauziah. Saya ucapkan selamat kepada PKB. Mudah-mudahan sinergi PKB dengan pemerintah kota akan semakin kuat, terutama dengan fraksi PKB,” tuturnya.

Tak hanya itu, Agustina juga mengapresiasi kehadiran para pimpinan partai politik lain dalam pembukaan Muscab PKB. Menurutnya, kebersamaan lintas partai menjadi sinyal positif bagi masa depan Kota Semarang.

“Ini fenomena yang sangat bagus untuk membawa Semarang ke arah yang lebih baik, lebih maju, dan damai, sehingga masyarakat merasa lebih tenang,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun, menilai hubungan antara partai nasionalis seperti PDIP dengan partai berbasis religius seperti PKB merupakan hal yang wajar dan saling melengkapi.

“Ya saya kira masuk akal. Partai nasionalis memang membutuhkan pertimbangan dari partai religius, baik dari sisi ideologi maupun basis massa,” ujarnya.

Meski demikian, Mahsun menegaskan bahwa setiap langkah politik tetap akan dikonsultasikan dengan jajaran DPW dan DPP PKB. Ia juga mengakui bahwa Agustina memiliki pengalaman politik yang lengkap, mulai dari DPRD Kota Semarang, DPRD Jawa Tengah, hingga DPR RI, yang menjadi modal kuat dalam memimpin pemerintahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.