Jangan Tertipu Langit Cerah! 6 Cara Praktis Cek Lokasi Rumah Bebas Banjir

JATENG.AKURAT.CO, Membeli rumah atau kavling adalah keputusan keuangan terbesar yang akan dilakukan kebanyakan orang dalam hidupnya. Dan salah satu kesalahan yang paling mahal adalah memilih lokasi yang ternyata rawan banjir.
Masalahnya, banjir tidak selalu terlihat jelas saat kamu survei properti. Langit cerah, jalanan kering, semuanya tampak baik-baik saja. Padahal, tanda-tandanya ada kalau kamu tahu harus melihat ke mana.
Artikel ini akan memandu kamu melalui enam cara praktis untuk mengecek apakah suatu lokasi benar-benar aman dari risiko banjir: mulai dari pengamatan fisik langsung di lapangan, cara membaca jejak tersembunyi di dinding dan jalan, memanfaatkan peta risiko resmi dari BNPB, hingga pendekatan yang paling sering diremehkan yaitu bertanya langsung kepada warga yang sudah bertahun-tahun tinggal di sana. Semua langkah ini bisa dilakukan siapa pun, tanpa perlu jadi ahli properti dulu.
Baca Juga: Europa League 2026: Viktoria Plzen vs Panathinaikos, Siapa Melaju ke Babak Selanjutnya?
Mengapa Mengecek Risiko Banjir Itu Wajib, Bukan Opsional
Banjir adalah salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, terutama di kota-kota besar dan daerah yang dilalui sungai.
Ketika sebuah properti terendam banjir, dampaknya tidak berhenti di kerusakan fisik bangunan saja. Ada kerugian perabotan, kerusakan instalasi listrik, risiko kesehatan, hingga penurunan nilai jual properti yang bisa sangat signifikan.
Yang lebih menyakitkan adalah kenyataan bahwa banyak pembeli properti tidak menjadikan pengecekan risiko banjir sebagai prioritas. Mereka lebih fokus pada harga, luas tanah, dan desain bangunan.
Akibatnya, mereka baru mengetahui masalah sebenarnya setelah musim hujan pertama tiba. Dan saat itu, tidak banyak yang bisa dilakukan selain menyesal.
Kabar baiknya: mengidentifikasi risiko banjir sebelum membeli properti tidak memerlukan keahlian khusus atau biaya tambahan. Enam langkah berikut ini bisa dilakukan oleh siapa pun yang mau meluangkan waktu untuk survei dengan lebih teliti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






