Kecelakaan Kerja Kapal Cantrang Batang : Pekerja Terjepit Kipas dan Hilang Terbawa Arus Sungai Sambong

JATENG.AKURAT.CO, Kecelakaan kerja
menimpa awak kapal cantrang KM Tunggal Pangestu di perairan Sungai Sambong, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (8/2) pagi.
Seorang pekerja bernama Eko Kudiran,
warga Dukuh Sumur, Desa Ujung Negoro, Kecamatan Kandeman, dilaporkan terjepit kipas kapal saat melakukan pemeriksaan mesin, sebelum akhirnya terbawa arus dan tenggelam.
Peristiwa bemula ketika Eko Kudiran bersama rekannya melakukan pemeriksaan terhadap kipas kapal yang mengalami gangguan.
Untuk melakukan pengecekan, Eko menyelam menggunakan alat selam tradisional, sementara rekannya berada di atas kapal.
Beberapa saat kemudian, ketika rekannya menyusul menyelam untuk memastikan kondisi Eko, ia menemukan korban telah terjepit di antara baling-baling kapal.
Saksi segera naik ke atas kapal dan meminta bantuan kru lainnya, kemudian mencoba memutar kemudi kapal dalam upaya melepaskan korban dari jepitan.
Namun, setelah terlepas, Eko justru terbawa arus sungai dan tenggelam.
Kasatpolairud Polres Batang, IPTU Eko Nugrahanto membenarkan adanya insiden tersebut.
"Iya benar, telah terjadi kecelakaan kerja di kapal cantrang. Saat ini tim masih melakukan penyisiran untuk mencari korban," ujarnya.
Ia mengungkapkan, lokasi kejadian tepatnya berada di sekitar perairan Sungai Sambong, ketika kapal sedang bersandar di sebelah timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) AKR Batang.
Tm gabungan yang terdiri dari Polairud Polres Batang, BPBD Kabupaten Batang, serta masyarakat sekitar segera melakukan penyisiran di sepanjang alur sungai.
Pencarian difokuskan pada area hilir Sungai Sambong, mengingat kondisi arus yang cukup deras pada saat kejadian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







