Longsor dan Banjir Terjang Desa Bubak Pekalongan, Rumah dan Sepeda Motor Terendam Lumpur

JATENG.AKURAT.CO, Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan dilanda bencana longsor dan banjir pada Jumat (6/2) siang hingga malam hari.
Hujan lebat yang terjadi selama beberapa jam menjadi pemicu terjadinya genangan air dan pergerakan tanah di beberapa titik permukiman warga.
Air bercampur lumpur mengalir deras dari area perbukitan setelah hujan turun sejak usai waktu Zuhur.
Longsor juga membawa material tanah dan batu ke bawah hingga menutup sebagian akses jalan.
Selain menggenangi ruas jalan, air juga masuk ke pemukiman warga. Sejumlah kendaraan terdampak genangan air berlumpur.
Menurut keterangan warga, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi di lokasi tersebut.
Hingga jumat malam, warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat hujan.
Warga juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi area tersebut.
Berdasarkan informasi awal dari pihak BPBD Kabupaten Pekalongan, genangan air banjir mencapai ketinggian 30-50 cm di beberapa dusun di Desa Bubak.
Selain itu, longsor terjadi di lereng wilayah perbukitan bagian utara desa, yang menyebabkan sebagian jalan desa tertutup material longsoran dan beberapa rumah mengalami retakan pada dinding serta lantai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







