Chrome Makin Pintar! Google Uji Fitur Anti Scam Berbasis Gemini untuk Lawan Situs Penipuan

JATENG.AKURAT.CO, Google kembali memperkuat sistem keamanannya dengan menguji fitur anti penipuan Chrome berbasis Gemini.
Upgrade ini dirancang sebagai lapisan perlindungan tambahan yang hanya aktif saat browser mendeteksi potensi risiko tinggi. Artinya, fitur ini tidak memantau setiap halaman yang kamu buka, melainkan bekerja secara selektif ketika Chrome sudah mencurigai sebuah situs.
Pendekatan ini membuat perlindungan tetap efektif tanpa terasa berlebihan. Gemini berperan sebagai pemeriksa lanjutan, membantu Chrome mengambil keputusan yang lebih akurat sebelum pengguna benar-benar terjebak penipuan.
Fitur ini masih dalam tahap pengujian dan terhubung dengan Enhanced Safe Browsing, sehingga pengguna harus mengaktifkannya secara manual.
Cara Kerja Anti Scam Chrome Berbasis Gemini
Berbeda dengan sistem keamanan standar, Gemini antiscam protection hanya aktif di momen krusial.
Ketika Chrome mendeteksi sinyal awal yang mencurigakan, halaman tersebut akan dikirim untuk analisis tambahan berbasis server.
Peran Gemini dalam Deteksi Penipuan
Gemini melakukan penilaian lanjutan untuk memperkirakan seberapa besar kemungkinan sebuah halaman terhubung dengan aktivitas penipuan.
Ini bukan pengganti sistem lama, melainkan peningkatan yang bekerja sebagai “second opinion”.
Pendekatan berlapis ini membantu mengurangi kesalahan deteksi sekaligus meningkatkan akurasi peringatan scam.
Data Apa Saja yang Dianalisis?
Dalam pengujian saat ini, model Gemini mengevaluasi halaman menggunakan:
- URL situs
- Teks yang terlihat di halaman
Informasi tersebut sudah cukup untuk mengenali pola bahasa khas penipuan, seperti ancaman palsu, iming-iming hadiah, atau klaim darurat yang mencurigakan.
Google menegaskan bahwa:
- Data diproses oleh layanan milik Google
- Cookie tidak disertakan
- Analisis hanya dilakukan saat halaman terindikasi berisiko
Meski begitu, tetap ada kompromi privasi karena sebagian data halaman dikirim ke server.
Tidak Aktif Otomatis, Ini Syaratnya
Fitur anti scam Chrome dengan Gemini tidak aktif secara default. Pengguna harus mengaktifkan Enhanced Safe Browsing di pengaturan keamanan Chrome.
Jika kamu tidak mengaktifkannya:
- Gemini tidak akan digunakan
- Chrome tetap memakai perlindungan dasar seperti biasa
Pilihan ini memberi kontrol penuh kepada pengguna, terutama bagi yang lebih sensitif terhadap pengiriman data ke server.
Kapan Fitur Ini Bisa Digunakan?
Saat ini, fitur tersebut muncul sebagai experimental flag di Chrome Canary, versi uji coba untuk pengembang dan pengguna lanjutan.
Berdasarkan temuan Windows Report, fitur ini dikaitkan dengan rencana rilis sekitar Chrome 146.
Target platformnya cukup luas:
- Windows
- macOS
- Linux
- ChromeOS
- Android
Meski belum ada jaminan rilis resmi, sinyal ini menunjukkan Google sedang menyiapkan dukungan lintas perangkat.
Perlukah Kamu Menunggu Fitur Ini?
Jika kamu sudah menggunakan Enhanced Safe Browsing, ada kemungkinan fitur ini akan aktif otomatis saat resmi dirilis.
Namun, jika kamu lebih memilih keamanan lokal tanpa analisis server tambahan, perlindungan standar Chrome tetap bisa diandalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 8Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10Jadwal Kalender F1 2026: Sisa 8 Balapan Setelah Baku, Ada Sprint di Singapura







