Pemkot Semarang Ubah Jembatan Persen Gunungpati Semula Konstruksi Kayu Jadi Cor Beton

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Persen di Jalan Jembatan Kali Kidang, Gunungpati.
Proyek senilai Rp4,61 miliar ini mengubah jembatan yang awalnya hanya berkonstruksi kayu menjadi jembatan baja yang dicor beton guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas.
"Jembatan Persen saat ini sudah bisa dilewati oleh mobil pribadi dan kendaraan roda dua, namun kami memberlakukan larangan bagi kendaraan berat seperti truk untuk melintas. Langkah ini diambil guna menjaga usia teknis jembatan baja yang baru saja selesai dipugar atas masukan dari masyarakat ini," ujar Suwarto, Kepala DPU Kota Semarang pada Jum'at (23/1/2026).
Sebagai jalur tembus strategis antara kampus Unnes dan Undip, proyek ini juga mencakup pengaspalan jalan pendekat serta pemasangan bronjong, dinding penahan tanah sepanjang 58 meter, dan sistem drainase yang memadai untuk ketahanan jangka panjang.
Renovasi ini merupakan tindak lanjut Pemkot Semarang terhadap aspirasi warga melalui kanal aduan resmi AWP Lapor Semar dan media sosial.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli dan proaktif melaporkan (kondisi infrastruktur) melalui kanal AWP Lapor Semar maupun media sosial DPU," lanjutnya.
Untuk menjaga kualitas infrastruktur secara luas, DPU Kota Semarang juga menerjunkan tim rencana teknis yang rutin melakukan survei di berbagai wilayah.
Fokus utama pemantauan adalah memastikan jalan-jalan penghubung antar wilayah tetap dalam kondisi layak sehingga tidak mengganggu mobilitas masyarakat.
"Tim rencana teknis kami rutin melakukan survei lapangan untuk memantau kondisi jalan di Kota Semarang secara menyeluruh. Jalan yang menjadi prioritas utama untuk dibenahi yaitu berdasarkan tingkat kerusakan, intensitas penggunaan, dan banyaknya aduan masyarakat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










