JATENG.AKURAT.CO, Penangkapan Bupati Pati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan pemerasan calon perangkat desa membuat nama Ahmad Husein, mantan inisiator demo untuk melengserkan Sudewo, menjadi sorotan.
Plt Direktur Penyidikan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menyatakan, bahwa Ahmad Husein berpeluang diperiksa oleh lembaga antirasuah.
Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (20/1).
Menurutnya, Ahmad Husein semula dikenal sangat vokal menginginkan Sudewo mundur, namun kemudian mendadak berdamai dengan Bupati tersebut.
Selain itu, sosoknya juga terlihat menggunakan mobil dan motor baru setelah kedekatannya dengan Sudewo.
Siapa Ahmad Husein?
Ahmad Husein pertama kali dikenal publik sebagai inisiator aksi demo besar-besaran pada pertengahan Agustus 2025 lalu.
Aksi itu dilakukan untuk meminta Sudewo mundur, setelah menerapkan kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.
Sosoknya sempat viral setelah adu mulut dengan Plt Sekretaris Daerah Pemkab Pati, Riyoso, terkait donasi yang dipindahkan untuk kebutuhan demonstrasi.
Pada aksi di depan Kantor Bupati Pati tanggal 13 Agustus 2025, ia juga menuntut keras agar Sudewo lengser.
Namun lima hari kemudian, tepatnya 19 Agustus 2025, Ahmad Husein menyatakan berdamai dengan Sudewo setelah melakukan panggilan video.
Ia bahkan mengaku tidak ingin lagi terlibat dalam pengawasan hak angket pansus DPRD Pati terkait usulan pemakzulan Bupati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








