Bupati Sudewo Jadi Tersangka, Warga Pati Pesta Kembang Api di Alun-Alun

JATENG.AKURAT.CO - Warga Kabupaten Pati meramaikan Alun-Alun Pati dengan pesta kembang api pada malam Selasa (20/1), usai Bupati Sudewo resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan perangkat desa.
Kegiatan ini digelar oleh sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sebagai bentuk kegembiraan dan rasa syukur.
Penggagas: Ini Wujud Syukur atas Keadilan Hukum
Penggagas acara, Sutikno yang akrab disapa Paijan Jawi, mengatakan kembang api yang dinyalakan merupakan ungkapan rasa terima kasih kepada KPK.
"Ini rasa syukur kita karena Bupati Pati Sudewo ditetapkan jadi tersangka. Terima kasih KPK sudah menunjukkan hukum memang harus adil, tidak boleh tebang pilih," ujarnya.
Paijan juga mengutarakan harapan kepada pemimpin Pati selanjutnya agar tidak arogan dan lebih mementingkan kepentingan rakyat.
"Saya titip agar Pati lebih baik. Kalau bisa anggaran dipublikasikan dan uang rakyat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan," tambahnya.
Terinspirasi dari Nazar Supriyono alias Botok
Menurut Paijan, gerakan ini terinspirasi dari pesan Supriyono alias Botok yang sebelumnya berencana menyalakan petasan jika Bupati Sudewo dimakzulkan.
"Dulu mas Botok berpesan kalau dimakzulkan menyalakan petasan. Semoga Mas Botok segera dibebaskan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







