Viral Video Asusila Oknum Pegawai RSUD Kudus, Bupati Minta Pemeriksaan Mendalam

JATENG.AKURAT.CO, Kasus viral video asusila yang menyeret oknum pegawai RSUD Loekmono Hadi membuat Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris angkat bicara.
Ia menegaskan, telah memerintahkan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan kebenaran video tersebut.
Bupati mengatakan, bahwa pihaknya langsung menginstruksikan inspektorat bersama Direktur dr. Loekmono Hadi untuk melakukan pemeriksaan, sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.
"Dengan adanya video itu, kami perintahkan kepada Inspektur dan Direktur RSUD untuk melakukan pemeriksaan," katanya, Senin (5/1).
"Setelah dilakukan pemeriksaan, sesuai dengan aturan BLUD, akan kami lihat apa saja yang perlu diperiksa dan dibutuhkan," sambungnya.
Ia menegaskan, pemeriksaan akan dilakukan secara intensif dan objektif, termasuk memastikan apakah peristiwa dalam video tersebut benar terjadi di lingkungan RSUD.
Bupati juga menekankan pentingnya asas keadilan, termasuk memberikan hak jawab kepada pihak-pihak yang diperiksa.
"Nanti dalam pemeriksaan tentu akan kami lihat semuanya. Bisa saja ada hak jawab, bisa jadi bukan yang bersangkutan, atau ternyata orang lain. Kita tunggu hasil pemeriksaan dari tim," terangnya.
Pihaknya berkomitmen mengawal proses pemeriksaan tersebut agar berjalan transparan dan sesuai aturan.
Seperti diberitakan sebelumnya, media sosial di Kabupaten Kudus dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @ketutdewi_99, dan menuai perhatian publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







