Driver Ojol di Kudus Jadi Korban Begal, Handphone Dirampas Pelaku

JATENG.AKURAT.CO, Kejadian naas dialami oleh seorang driver ojek online (Ojol) di Kabupaten Kudus, pada Selasa (9/12) dini hari.
Driver yang bernama Iin Agustin (50), warga Ngembalrejo yang berdomisili di Desa Dersalam menjadi korban begal.
Peristiwa yang dialami korban terjadi di Jalan Amarta Raya, tepatnya di depan Perum Gerbang Harapan, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae.
Kapolsek Bae, Iptu Madiyono membenarkan adanya laporan perampasan tersebut.
”Laporan sudah kami terima dan sedang kami tindak lanjuti,” katanya.
Ia mengungkapkan, kejadian bermula saat korban tengah melintas menggunakan sepeda motor Honda Beat sendirian.
Tiba-tiba dua pelaku berboncengan dengan sepeda motor, kemudian mendekat dan memepet kendaraan korban.
Salah satu pelaku yang berada di belakang kemudian turun dan langsung mengambil paksa HP Oppo Reno8 tipe CPH2461 warna hitam yang diletakkan korban pada holder sepeda motornya.
Korban sempat berteriak dan mencoba mengejar, namun kehilangan jejak saat sampai di Pertigaan Bae.
Korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bae sekitar pukul 03.45 WIB.
Namun karena situasi di sekitar jembatan dekat polsek dirasa sepi, korban memilih melanjutkan pekerjaannya terlebih dahulu.
”Korban tidak masuk ke polsek setelah kejadian, karena melihat dari luar sepi akhirnya melanjutkan pekerjaannya. Baru pada pukul 10.00 WIB datang ke Polsek Bae bersama seorang temannya bernama Zaenal untuk membuat laporan resmi,” jelasnya.
Kapolsek Bae menyatakan, saat ini proses pendalaman masih terus dilakukan.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati jika berpergian pada malam hingga dini hari.
”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintas pada jam-jam rawan,” pungkasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,2 juta, sesuai dengan nilai ponsel yang dirampas.
HP korban memiliki dua nomor IMEI yakni 860483060229470 dan 860483060229462.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







